Take a fresh look at your lifestyle.

Tak Pakai Masker, Warga Dapat Teguran

177

SLAWI – Tim Gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, Satpol PP, Dinas Sosial, Dinas Perhubungan (Dishub) dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tegal, menyerukan wajib penggunaan masker dengan melakukan blusukan ke tempat keramaian seperti pasar dan tempat umum lainnya sejak 2 Mei 2020. Jika ditemukan warga yang tidak menggunakan masker, maka tim akan melakukan teguran.

“Kita selalu ingatkan warga supaya pakai masker. Jika belum pakai masker, akan kita beri masker gratis,” kata Kepala Satpol PP Kabupaten Tegal, Suharinto, saat blusukan di Pasar Trayeman Slawi, Senin (4/5).

Suharinto menegaskan, wajib pakai masker ini untuk mencegah penyebaran Virus Corona (Covid-19). Ini merupakan intruksi dari Bupati Tegal yang terus diserukan ke masyarakat. Kali ini, pihaknya akan mendatangi 5 titik keramaian di Kabupaten Tegal. Antara lain, wilayah Kecamatan Slawi, Kramat, Dukuhturi, Adiwerna, dan Lebaksiu.

 “Kami memberikan edukasi ini sejak tanggal 2 Mei. Kami selalu melibatkan TNI dan Polri serta beberapa dinas terkait,” ujarnya.

Komandan Kodim 0712/ Tegal Letkol Inf Richard Arnold YS mengatakan, intruksi pakai masker ini memang perintah serentak dari Presiden Jokowi kepada seluruh masyarakat Indonesia melalui gubernur dan kepala daerah. Karena itu, pihaknya bersama Pemkab Tegal tak henti-hentinya melakukan edukasi pakai masker kepada masyarakat Kabupaten Tegal.

“Bupati sudah membuat satu juta masker. Ini sudah bagus karena maskernya juga sudah dibagikan ke masyarakat. Kemarin sudah mulai di tiga kecamatan,” kata Dandim.

Dia menegaskan, selain memakai masker, masyarakat juga harus menerapkan social dan physical distancing. Termasuk rajin cuci tangan menggunakan sabun dan tetap berada di rumah. Kecuali jika ada kepentingan mendesak, silahkan keluar rumah tapi harus pakai masker.

“Kemana-mana wajib pakai masker. Ini cara terbaik untuk mencegah penularan virus corona,” tandasnya. (Wiwit-red03)

BERITA LAINNYA