Take a fresh look at your lifestyle.

Tak Diperhatikan, Seniman dan Komunitas Bangun Rumah Dalang Wayang Tutus

390

BALAPULANG – Dalang Wayang Tutus, Kasirun (78) asal Balapulang Kulon, Kecamatan Balapulang, Kabupaten Tegal yang dikenal di era 80-an, mengalami musibah. Pada pertengahan Ramadan lalu, rumahnya roboh yang membuat seniman dalang kondang itu, menumpang di rumah tetangganya.

Mbah Sirun sapaan akrab Dalang Wayang Tutus itu, sering pentas di layar kaca mempopulerkan seni khas Tegal. Kepopulerannya pada masa itu, tak sebanding dengan kehidupannya sekarang yang hanya tinggal sebatang kara. Mbah Kasirun yang pernah tenar dengan wayangnya yang terbuat dari anyaman bambu itu, hanya bisa pasrah.

Melihat kondisi tersebut, Komunitas Gelar Budaya Kabupaten Tegal diantaranya komunitas Vespa, Seniman jalanan Alfateh Band dan komunitas peduli seni kabupaten Tegal, Sabtu (13/6) malam, menggelar aksi solidaritas penggalangan dana di depan rumah Mbah Kasirun. Dari kegiatan tersebut, terkumpul dana dadakan untuk sedikit mendirikan bangunan rumah petak yang mulanya terbuat dari bambu.

”Rumah saya roboh sebelum Lebaran. Saya tinggal seorang diri dan keluarga sudah tidak ada. Memang saya pensiunan PT KAI, tapi apa daya untuk membetulkan rumah saya tidak mampu. Uang hanya untuk makan. Alhamdulillah sebelum Lebaran ada bantuan dari PMI Kabupaten Tegal,” kata Mbah Sirun.

Seniman yang mahir melakoni seni sintren itu, sangat senang dengan perhatian dan dukungan komunitas seni Gelar Budaya yang sengkuyung membantu rehab rumahnya. Kegiatan sosial pun berlanjut hingga Minggu dan Senin (15/6). Komunitas Ngaji Budaya yang dipandu Brojol dan Gus Min bergotong Royong mendirikan rumah Mbah Sirun bersama komunitas yang selama ini jalan bersama membangun rumah dengan baja ringan.

”Rumah ini akan saya buat hanya 1 kamar tidur, dapur, kamar mandi, WC dan ruang depan akan saya buat sebagai sanggar anak anak seni,’ ‘ungkap Gus Min.

Acara penggalangan dana yang dipandu MC Rusbad Brojol dan Gus Min, juga menghadirkan seniman pelukis Agus Balapulang, dan Ketua RT setempat, Juli Kusnadi. Agus dan Juli adalah sahabat dari kecil dari Mbah Sirun saat bersama Almarhum  penyanyi Tegalan, Najeb B. Menurut Juli, pihaknya berharap ada perhatian dari dinas terkait.

”Bagaimanapun juga Mbah Sirun adalah seorang diri yang sudah sepuh dan tak punya sanak famili juga berkehidupan pas-pasan yang pernah mengharumkan nama Kabupaten Tegal lewat Wayang Tutus dan Tari Sintren,” katanya. (Wiwit-red03)

BERITA LAINNYA