Take a fresh look at your lifestyle.

Sungai Babakan Limpas, Sejumlah Desa di Ketanggungan Kembali Terendam Banjir

356

BREBES – Sejumlah desa di Kecamatan Ketanggungan, Kabupaten Brebes, kembali terendam banjir, Jumat petang (7/2). Itu terjadi setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut, hingga menyebabkan Sungai Babakan meluap dan airnya limpas ke pemukiman penduduk.

Pada awal Januari lalu, banjir juga rendam wilayah tersebut, akibat tanggul Sungai Babakan jebol. Kali ini sejumlah desa yang terendam banjir di antaranya, Ketanggungan, Karangmalang, Karangbandung, Padakaton, Karangbale, Buara dan Dukuhturi. Hingga malam ini, air yang menggenangi wilayah tersebut sudah mulai surut. Namun masih ada beberapa wilayah yang terendam.

Seorang warga Desa Ketanggungan, Yaser mengatakan, air mulai masuk ke rumah sekitar pukul 19.00 habis Salat Isya. Ketinggian air hingga saat pukul 21.00 tadi, belum ada tanda-tanda akan surut.

“Tadi memang belum ada tanda-tanda surut , tapi sekarang air mulai surut. Saya berharap pemerintah bisa segera memperbaiki tanggul Sungai Babakan secara permanen,” tuturnya.

Tokoh masyarakat Kecamatan Ketanggungan, Brebes, M. Rizki Ubaidilah mengtakan, ada tujuh desa di Ketanggungan yang terendam banjir akibat luapan Sungai Babakan ini.

“Banjir kali ini lebih besar dari bulan kemarin (Januari, Red),” ujarnya saat dikonfirmasi melalui sambungan telpon genggamnya.

Menurut dia, banjir kali ini disebabkan debit air yang mengalami peningkatan. Kondisi tanggul di wilayah hulu tepatnya, di Desa Cikeusal yang dulu jebol sudah diperbaiki. Sehingga, air mengalir ke dataran rendah lebih cepat dan meluap ke permukiman.

“Kondisinya sangat parah. Soalnya, air langsung turun ke bawah dan meluap ke permukiman dan persawahan,” jelasnya ysng juga anggota DPRD Brebes ini.

Dia berharap, pemerintah untuk bisa segera memperbaiki tanggul wilayah hilir. Sehingga, jika debit air Sungai Babakan meningkat tidak akan terjadi musibah seperti ini lagi.

“Memang kemarin ada penanganan darurat. Tapi, alangkah baiknya dibuat penanganan yang maksimal, sehingga tidak meluap lagi,” sambunhnya.

(b.setiawan-red2)

BERITA LAINNYA