Take a fresh look at your lifestyle.

”Si Teko” Imbau Lingkungan Pasang CCTV

* Antisipasi Pencurian Barang Dagangan dan Curanmor

162

TEGAL – Program blusukan kamtibmas Kapolres Tegal Kota AKBP Siti Rondhijah SSi dengan bergiliran mengunjungi kantor kecamatan dan balai kelurahan, mengusung program perpolisian masyarakat (Polmas) Polisi Tegal Kota atau ”Si Teko”, terus mendapat sambutan hangat warga.

Salah satunya saat berdialog dengan berbagai komponen warga, tokoh masyarakat, dan tokoh agama di Pendopo Kecamatan Tegal Barat, Kamis sore (20/2).

Dia mengimbau di setiap lingkungan kerja seperti kantor atau tempat usaha, maupun permukiman penduduk, agar dapat memasang Closed Circuit Television (CCTV).

”Ini sekadar solusi. Dengan memasang CCTV, maka ruang gerak pelaku kejahatan semakin sempit. Karena lingkungannya ada yang mengawasi,” terang dia, didampingi Wakapolres Kompol Joko Wicaksono SSTPi, pejabat utama Polres Tegal Kota dan Kapolsek Tegal Barat Kompol Sungeng SH MH.

Meski begitu, Kapolres berpendapat, siskamling tetap perlu ditingkatkan. Karena dengan adanya siskamling, pelaku tindak kejahatan juga akan berpikir panjang untuk beraksi di lingkungan tersebut.

Di sisi lain, keamanan lingkungan yang digelar warga, juga dapat menjadi pemicu peningkatan kesadaran warga terhadap tanggung jawab keamanan yang harus dilakukan bersama-sama.

Menurut Kapolres, terciptanya kamtibmas yang baik, karena warga juga dapat saling menjaga keamanan lingkungannya.

Tidak semata mengandalkan peran dari kepolisian, yang setiap saat berpatroli memantau keamanan di sejumlah lokasi.

Kunci Pengaman

Sebagai contoh, bila warga memarkir sepeda motor, tentu harus di lokasi yang mudah terjangkau pandangan mata pemilik atau pengendaranya.

Kemudian kendaraan perlu dipasang kunci pengaman tambahan. Itu untuk memperlambat aksi pelaku curanmor, yang selama ini mampu membawa kabur kendaraan korban dalam hitungan beberapa menit.

”Kalau parkir di rumah, saat penghuni mau tidur, ya jangan diparkir di halaman rumah. Tapi dibawa masuk ke rumah. Ini demi keamanan. Ini juga yang dimaksud saling menjaga. Warga waspada terhadap aksi pelaku curanmor, polisinya juga rajin berpatroli memantau situasi lingkungan yang rawan tindak kejahatan,” ucap dia.

Selain berdiskusi dan memberi solusi berkait mengatasi curanmor maupun pencurian di tempat usaha, Kapolres juga terus mengulirkan program pembangunan Zona Integritas (ZI) baik di lingkungan Mapolres Tegal Kota hingga di seluruh Mapolsek, dan berkait tugas sehari-hari personel polisi jajarannya.

Kapolres menjamin, seluruh pelayanan di Mapolres Tegal Kota bebas dari perbuatan pungli. Sebab pihaknya bersama seluruh jajarannya hingga ke tingkat bawah sudah menandatangani pakta integritas.

Antara lain, agar wilayah hukumnya dan personel yang melaksanakan tugas pelayanan dan penegakan hukum, sudah berkomitmen menolak adanya pungli maupun korupsi.

Hal itu dalam rangka membangun wilayah hukumnya sebagai wilayah bebas dari korupsi (WBK). Juga mewujudkan wilayah birokrasi bersih dan melayani (WBBM) yang kini terus dibangun dan digelorakan.

”Ya salah satu kegiatan Si Teko inilah, juga dalam rangka mewujudkan WBK dan WBBM di wilayah hukum Polres Tegal Kota. Kami butuh dukungan dari masyarakat luas,” ucap dia. Di akhir kegiatan dialog, Kapolres dan rombongan membagi-bagikan bingkisan ke perwakilan masyarakat.(Riyono Toepra-red07)

BERITA LAINNYA