Take a fresh look at your lifestyle.

Serangkaian Acara Dihelat Peringati HUT ke-27 Sastra Tegalan

66

TEGAL, smpantura.com – Para seniman yang tergabung dalam Komunitas Sastrawan Tegalan, siap menghelat serangkaian acara untuk memperingati Hari Ulang Tahun ke-27 Sastra Tegalan.

Tak tanggung-tanggung, oleh Sastrawan Tegalerin (sekadar menamai asli penduduk Tegal), acara akan dihelat di dua tempat sekaligus.

Acara pertama, rencananya akan digelar bertepatan lahirnya Sastra Tegalan ke-27 di Cafe dan Resto Bin’s, pada Jumat (26/11) malam.

Sementara pada Senin (29/11) sekira pukul 10.00 WIB, akan dilangsungkan berbagai aksi seni serba Tegalan di Aula Yayasan Pendidikan Pancasakti di lingkungan Universitas Pancasakti (UPS) Tegal.

Serangkaian acara itu nampaknya telah dipersiapkan matang guna menjunjung tinggi Sastra Tegalan yang telah berusia 27 tahun. Usia yang tak lagi belia itu terhitung dari kelahiran Sastra Tegalan pada 26 November 1994 hingga 26 November 2021.

Ketua Panitia HUT ke-27 Sastra Tegalan, Mohammad Ayyub mengatakan, digelarnya dua acara dengan tempat yang berbeda lantaran Ketua Yayasan Pendidikan Pancasakti, Dr Imawan Sugiharto dan Rektor UPS, berketepatan pada hari itu ada acara yang tidak bisa ditinggalkan.

“Kecuali itu, Dr Maufur selaku Presiden Penyair Tegalerin juga pada hari itu ada kegiatan yang sama. Oleh karena itu, pada hari Ultah Sastra Tegalan 26 November dihelat di sebuah cafe,” katanya dalam rapat persiapan belum lama ini.

Sementara, Lanang Setiawan menambahkan, pada malam Ultah tersebut hanya ada acara pemotongan tumpeng, doa bersama dan peluncuran buku antologi Puisi Tegalerin yang berpola tuang 2-4-2-4.

Pencetus aliran baru Puisi Tegalerin ini menambahkan, pada Senin (29/11) secara besar-besaran akan diadakan pentas seni serba Tegalan di Aula Yayasan Pendidikan Pancasakti.

Turut tampil dalam acara tersebut, orasi Sastra Tegalan oleh Muarif Esage. Rencananya, dia akan memaparkan jalan panjang Sastra Tegalan hingga sampai berusia 27 tahun.

“Kritikus dan pengulas Sastra Tegalan bahkan mengupas tuntas pergerakan Sastra Tegalan dari tahun ke tahun dari lahirnya Sastra Tegalan tahun 1994 hingga lahirnya aliran baru Puisi Tegalerin,” ungkap Lanang, yang memiliki nama asli Slamet Setiawan.

Selain itu, ada pula penampilan pembacaan puisi Tegalan yang akan dibawakan oleh penyair kenamaan, Apito Lahire, para dosen UPS serta para Sastrawan Tegalerin. (T03-red)

BERITA LAINNYA