Take a fresh look at your lifestyle.

Satu Meninggal Terjangkit Korona, Paweden Jadi Kampung Siaga Covid 19

179

* Layak Jadi Percontohan di Kota Tegal

TEGAL – Pelajaran mahal dipetik warga RW 6 Kelurahan Mintaragen, Kecamatan Tegal Timur, Kota Tegal. Gara-gara ada satu warganya yang meninggal dunia karena positif terjangkit virus korona, warga lainnya pun langsung bereaksi cepat, agar virus kasat mata itu tak menular ke warga lainnya.

Warga kampung di RW 6, yang kerap disebut dengan nama ”Kampung Paweden”, pun menjadikan wilayahnya sebagai ”Kampung Siaga Siaga Covid 19”.

Itu dapat diartikan, warga dengan penuh kesadaran, tak ingin ada lagi warga yang terjangkit virus korona. Baik dalam tahapan awal sebagai orang dalam pengawasan (ODP), maupun masuk kategori pasien dalam pengawasan (PDP).

”Jadi seluruh warga di sini yang berjumlah sekitar lebih dari 200 jiwa, sudah berkomitmen untuk meningkatkan pola hidup bersih. Ini sebagai upaya awal memutus rantai penularan virus korona. Ya warga harus rajin dan sering cuci tangan, tidak bersentuhan dan bergerombol. Baik terhadap sesama warga kampung maupun dengan warga kampung lainnya,” ucap tokoh masyarakat Kampung Paweden yang juga Ketua RW 6 Kelurahan Mintaragen, Hadi Pramana.

Kapolres Tegal Kota AKBP Siti Rondhijah SSi didampingi Kasat Intelkam AKP Suroyo SH, saat berkunjung ke kampung tersebut mengatakan, Kampung Paweden, memang layak jadi percontohan ”Kampung Siaga Covid 19”. Apalagi itu merupakan satu-satunya di Kota Tegal.

Kampung Lainnya

Dia berharap, setelah pengukuhan kampung itu sebagai kampung atau wilayah yang siaga terhadap penularan virus korona, akan muncul kampung-kampung lainnya. Atau wilayah permukiman penduduk lainnya, yang siaga terhadap upaya memutus rantai penularan virus korona.

”Ini penting. Karena dapat menjadi saling mengingatkan antarwarga, agar waspada terhadap penularan virus ini,” ucap Kapolres Tegal Kota.

Kegiatan yang diprakarsai Sat Intelkam Polres Tegal Kota, sekaligus pengukuhan kampung itu menjadi Kampung Siaga Covid 19, juga ditindaklanjuti dengan penyerahan bantuan perangkat untuk cuci tangan. Seperti tabung air besar, beserta cairan hand sanitizer untuk cuci tangan.

Bantuan galon atau tabung air untuk cuci tangan dan cairan hand sanitizer dari Sat Intelkam, selanjutnya akan ditempatkan di 17 lokasi di kampung itu. Warga juga terus diimbau, agar sering cuci tangan, menerapkan pola dan hidup lebih bersih lagi.

Juga diimbau, agar warga tidak melakukan social distancing, seperti kerumunan atau kumpul-kumpul. Menghindari physical distancing (kontak fisik), seperti bersalaman, dan hendaknya banyak di rumah.

”Maka ini sangat membantu program pemerintah dalam upaya memutus rantai penularan virus korona. Manfaatnya selain untuk diri sendiri, keluarga, bangsa dan negara,” ucap Kapolres Tegal Kota.(Riyono Toepra/red07)

BERITA LAINNYA