Take a fresh look at your lifestyle.

Satpol PP Tambah Personel dan Tingkatkan Kewaspadaan

171

SLAWI- Pasca kejadian pembakaran mobil dinas bupati Tegal di Desa Tembokk Luwung, Kecamatan Adiwerna, Kabupaten Tegal, Sabtu (24/8) malam lalu, Satpol PP Kabupaten Tegal meningkatkan pengamanan dan pengawalan terhadap Bupati Tegal, Umi Azizah.

Pengamanan tak hanya dilakukan terhadap bupati, tetapi juga terhadap aset kendaraan dinas yang digunakan.

Satpol PP juga akan menambah personel dan meningkatkan kewaspadaan. Personel tidak hanya konsentrasi di tempat keramaian tetapi juga di sekitar. Satpol PP, juga akan melakukan penyisiran terhadap rute perjalanan yang akan ditempuh pemimpin daerah tersebut.

Menurut Berlian penambahan personel  dilakukan pada acara tilik desa di Desa Margapadang, Kecamatan Tarub yang dihadiri Bupati Tegal, Umi Azizah, Senin (26/8) siang.

“Untuk tilik desa akan ada penambahan personel sebanyak satu regu,”jelasnya.

Berlian mengatakan, selama ini pengamana terhadap bupati sudah sesuai prosedur, termasuk pada saat bupati menghadiri Festival Tembok Luwung, Sabtu malam lalu. Selain dikawal foreider , juga dikerahkan Satpol PP di tempat keramaian.

“Setiap kali foreider dikerahkan tiga sampai empat personel. Saat kejadian kemarin, ibu bupati tidak di dalam mobil.Konsentrasi kami pada personel,”sebut Berlian.

Sementara itu, pasca kejadian pembakaran mobil dinas G-1-F oleh seorang yang tidak dikenal, Bupati Tegal, Umi Azizah tetap melaksanakan aktivitas seperti biasa. Minggu (25/8) pagi, dirinya menghadiri sejumlah acara , diantaranya Grogol Fair 2019 di Desa Grogol , Kecamatan Dukuhturi dilanjutkan menghadiri pengajian di Desa Cerih, Kecamatan Jatinegara.

Saat itu Umi  menggunakan kendaraan dinas Toyota Innova G-9505-TP dengan diantar supir Ali Gozi dan asisten, Hakam. Pada Senin (26/8) Umi juga melakukan sejumlah kegiatan, diantaranya penyerahan SK Bupti Tegal tentang pemberhentian pensiun PNS di lingkungan Pemkab Tegal.

“Sejak kemarin saya terus menghadiri undangan masyarakat. Kejadian kemarin tidak mengganggu aktivitas saya sampai dengan hari ini,”tutur Umi dengan santai  kepada sejumlah awak media yang menemuinya di Setda Kabupaten Tegal, kemarin.

Meski demikian, Umi menuturkan kejadian di Tembok  Luwung menjadi hikmah bagi dirinya.

“Waspada itu harus, peristiwa ini menjadi hikmah dan pelajaran bagi saya. Kemarin kan memang kan terlalu longgar,”ucapnya.

Umi menyebutkan, dirinya belum mengetahui pihak-pihak yang dicurigai melakukan aksi teror tersebut. Pihaknya menunggu hasil penyidikan dari Polres Tegal.

“Ya, nanti tunggu saja , saya tidak mau berandai-andai. Kewenangan pada beliau (Kapolres),”ucapnya.

Sekda Kabupaten Tegal, Widodo Joko Mulyono menuturkan, mobil dinas Bupai Tegal  Mitsubishi  Pajero bernomor polisi G-1-F untuk sementara diparkir di rumah dinas bupati.  Untuk melaksanakan tugasnya selain menggunakan G-9505-TP, juga disiapkan mobil dinas Toyota Fortuner G-6-F, yang biasanya digunakan Sekda. Sementara Sekda menggunakan mobil dinas sedan Nissan Teana G-9502-HP,  yang sebelumnya digunakan Ketua DPRD.

Sementara itu, Kabag Umum Setda Kabupaten Tegal, Zefri Yusuf yang juga menjabat Plt Kabag Humas Pemkab Tegal menambahkan, kemarin mobil dinas  G-1-F   masih diparkir di rumah dinas bupati dan ditutup penutup mobil. Belum bisa dilakukan perbaikan terhadap kendaraan tersebut. “Nunggu instruksi dari Polres,”sebutnya. (Sari/Red 6)

BERITA LAINNYA