Take a fresh look at your lifestyle.

Satpam Gereja di Kota Tegal Digembleng Waspadai Teroris

155

* Pengamanan Jelang Natal dan Tahun Baru

TEGAL – Polres Tegal Kota menilai serius pengamanan dalam rangka perayaan Natal 2019, dan Tahun Baru 2020. Khususnya pengamanan terhadap tempat ibadah umat nasrani dan jemaahnya. Baik dari gangguan kriminal pada umumnya, maupun ancaman teroris.

Hal itu ditunjukkan dengan mengumpulkan sekitar 50 satpam yang bertugas di 23 gereja di Kota Tegal. Satpam gereja itu, digembleng untuk lebih waspada dalam mengantisipasi dan menangani berbagai gangguan keamanan di tempat ibadah tersebut.

”Jadi menjelang Natal, satpam gereja ini kami gembleng, untuk meningkatkan kemampuannya dan kesiapannya di bidang keamanan. Baik mengamankan tempat ibadahnya seperti gereja, pengunjung atau jemaah, maupun gangguan keamanan lainnya, termasuk ancaman terorisme, ” terang Kapolres Tegal Kota AKBP Siti Rondhijah SSi melalui Wakapolres Kompol Joko Wicaksono, Kamis (12/12).

Menurut dia, kemampuan satpam perlu terus diasah dan ditingkatkan. Apalagi menjelang Natal tahun ini, tugas pengamanannya tidaklah sepele. Tapi butuh kesigapan, kejelian, kecermatan dan ketepatan dalam bertindak.

Peralatan Keamanan

Selain mendapat wejangan dan pembekalan teknis, langsung dari Wakapolres Tegal Kota, dalam kegiatan pelatihan kesiapan satpam itu, Kasat Binmas AKP Tri Supriyadi, Kanitbintibmas Iptu Ridwan dan Kanitbinkamsa Aiptu Sunarso, juga mengenalkan sejumlah peralatan keamanan yang dibutuhkan dalam tugas sehari-hari satpam.

Antara lain, peralatan pendeteksi logam (Metal Detector), Mirror Detector dan Security Door. Mereka juga dikenalkan cara menggunakannya, dengan berpraktik langsung menggunakan peralatan tersebut.

Menurut Wakapolres dan Kasat Binmas, peralatan tersebut fungsinya adalah membantu melakukan deteksi. Akan jauh lebih baik, bila tiap personel Satpam mampu melakukan deteksi dini. Dengan cara mampu mengetahui siapa saja jemaahnya dan jemaah baru yang datang di lokasi tempat ibadah.

”Kemudian, bila menemukan orang-orang yang mencurigakan atau layak dicurigai, bagaimana cara bertindaknya. Atau ada benda-benda yang mencurigakan, kami memperkenalkan cara-cara penanganannya,” ucap dia.

Di sisi lain, peningkatan kemampuan dan kesiapan satpam dalam rangka pengamanan Natal dan Tahun Baru, memang dibutuhkan dan sangat penting. Selain berdaya guna untuk gereja dan lingkungannya, juga kenyamanan para jemaah dalam melaksanakan ibadahnya.

Tugas-tugas kepolisian dalam rangka pengamanan juga sangat terbantu dengan adanya personel satpam yang terampil, trengginas dan taktis.(Riyono Toepra-red07)

BERITA LAINNYA