Take a fresh look at your lifestyle.

Satgas Lawan Covid-19 di Pemalang Terbentuk

207

PEMALANG – Satuan tugas (Satgas) Lawan Covid-19 Dewan Kabupaten Pemalang tahun 2020 sudah terbentuk dan siap menjalankan tugasnya. Surat Keputusan tentang penetapan susunan pengurus Satgas Lawan Covid-19 Kabupaten Pemalang bernomor 023/KPTS/DPR-RI/IV/2020 dan langsung ditandatangani oleh Koordinator Satgas Lawan Covid-19 Sufmi Dasco Ahmad.

“Satgas Lawan Covid-19 di Kabupaten Pemalang secara resmi sudah terbentuk lengkap dengan susunan pengurusnya. Dewan pengawas Ketuanya Agus Sukoco, dan tiga wakil Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pemalang sebagai anggotanya,” ujar Fahmi Hakim, sebagai Koordinator Satgas Lawan Covid-19 Kabupaten Pemalang, kemarin.

Dia mengatakan, untuk susunan pengurus yang sudah terbentuk semuanya berasal dari anggota DPRD Pemalang, Wakil Koordinator, dijabat oleh Tatang Kirana, Kepala Staf dan Sekretaris dijabat oleh Ujianto Mugo Raharjo, dan Deputi Keuangan dijabat oleh Wardoyo. Satgas tersebut dibentuk dalam rangka membantu pemerintah dalam mempercepat penanganan COVID-19 di tiap-tiap daerah maka dipandang perlu dibentuk Satgas Daerah Lawan COVID-19 Kabupaten Pemalang tahun 2020. Satgas dibentuk oleh anggota DPR lintas partai dan bertanggung jawab kepada Ketua DPR RI. Salah satu tugas Satgas yaitu membantu pemerintah dalam mempercepat penanganan COVID-19 di tiap-tiap daerah. Tujuan dari dibentuknya satgas ini adalah menyambungkan pengusaha lokal atau donatur lokal untuk membantu memenuhi kebutuhan rumah sakit atau puskesmas. Satgas akan berkoordinasi dan berkerjasama dengan instansi terkait khususnya kementerian kesehatan dan Badan Nadional Penanggulangan Bencana ( BNPB ) untuk tingkat pusat. Satgas tersebut dibentuk dari tingkat pusat hingga daerah, dimana tugasnya membantu tugas pemerintah dalam melawan pandemik Covid-19 di Indonesia.

“Untuk tugas Satgas yang di daerah yaitu berkoordinasi dengan Gugus Tugas untuk mendata kebutuhan yang diperlukan dalam penanganan Covid-19. Selanjutnya data dikirim ke pusat untuk diupayakan pemenuhan kebutuhan dengan menggunakan anggaran dari anggaran rumah tangga DPR RI,” tandas Kepala Staf dan Sekretaris Satgas Lawan Covid-19 Ujianto Mugo Raharjo.

Ia mengatakan, Satgas tersebut dibentuk untuk bersinergi dengan pemerintah daerah maupun gugus tugas dalam rangka penanganan pencegahan penularan Covid-19. Apabila dilihat dari penganggaran khususnya di Pemalang diperkirakan masih kurang, meskipun demikian dalam penganggaran penanganan Covid 19 tidak dipermasalahkan oleh hukum. Akan tetapi dalam penggunaan uang anggaran harus tetap dipertanggung jawabkan, jangan sampai ada praktik korupsi. Apabila hal tersebut terjadi ada penyelewengan atau korupsi, pernyataan dari KPK maupun Presiden yaitu hukuman mati apabila diperlukan.(Joko Widodo/Red_03)

BERITA LAINNYA