Take a fresh look at your lifestyle.

Salurkan Bantuan Beras, Bupati  Ingatkan Warga Laksanakan Protokol Kesehatan

157

TARUB- Pemkab Tegal mulai menyalurkan bantuan sembako kepada warga terdampak pandemik Covid-19 , Kamis (23/4).

Secara simbolik, Bupati Tegal Umi Azizah memberikan bantuan sembako berupa beras di  Balai Desa Brekat , Kecamatan Tarub didampingi  anggota DPRD , forkopincam Tarub dan Kepala Desa Brekat Purwanto.

Selain beras, Umi juga membagikan masker kepada warga untuk senantiasa mematuhi protokol kesehatan untuk mencegah penularan virus Korona.

Adapun beras yang dibagikan untuk 129 keluarga penerima manfaat (KPM) dengan ketentuan pe keluarga 20 kilogram beras senilai Rp 200.000.

Dalam sambutannya Umi Azizah menngingatkan warga agar mematuhi protokol kesehatan guna mencegah penularan Covid-19.

Umi menyatakan prihatin ketika para tenaga medis berhadapan langsung dengan pasien terkonfirmasi positif Covid-19, justru masih banyak ditemui warga yang menyepelekan imbauan dari pemerintah tentang upaya pencegahan penyebaran penularan virus tersebut.

“Ayo terapkan protokol kesehatan . Ternyata masih banyak warga Kabupaten Tegal mengabaikan. Kemarin saya ke Pasar Kemantran, suasananya masih seperti biasa. Kalau begini,  kapan Covid-19 akan menyingkir,”ungkapnya.

Umi menegaskan, pencegahan dan penanganan Covid-19 merupakan tanggungjawab bersama . Dana negara, provinsi, kabupaten, maupun desa sangat terbatas.

Memasuki bulan Ramadan, Umi mengimbau masyarakat dapat menaati anjuran pemerintah dengan tetap menerapkan potokol kesehatan.

“Untuk memutus mata rantai Covid-19 dengan jalan melaksanakan protokol kesehatan, pakai masker, sering cuci tangan dengan sabun, jaga jarak , jaga suasana hati agar selalu bahagia,”imbuhnya.

MASKER: Bupati Tegal Umi Azizah menyerahkan bantuan masker kepada Kepala Desa Brekat Purwanto, Kamis (23/4).

Kepada pemerintah desa, Umi meminta apabila menemukan kondisi beras yang tidak baik agar segera dilaporkan dan dikembalikan.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Tegal, Nurhayati, mengatakan, bantuan sembako  dari APBD Kabupaten Tegal berupa beras sebanyak 20 kg senilai Rp 200.000 diberikan kepada 69.667 KPM yang tersebar di 18 kecamatan.

“Untuk Kecamatan Tarub diberikan kepada 2.443 KK. Desa Brekat sebanyak 129 KK,”jelasnya.

Nurhayati mengatakan, pada Kamis (23/4) pembagian beras dilakukan di tiga kecamatan, yakni di Kecamatan Tarub, Slawi dan Dukuhwaru. Secara simbolis diserahkan di Desa Brekat oleh Bupati Tegal dan Dandim, Desa Dukuhwaru Kecamatan Dukuhwaru oleh Wakil  Bupati dan Kapolres, Kelurahan Kudaile Kecamatan Slawi diserahkan oleh Ketua DPRD dan Asisten 1.

Pembagian beras dilakukan sampai 27 April 2020. Pembagian akan dikawal oleh camat, babinsa dan bhabinkamtibmas.

“Ada tim monitoring yang terdiri atas unsur kepolisian,kodim, kejaksaan, inspektoat, Satgas Covid19 Kabupaten Tegal,”imbuhnya.

Kepala Desa Brekat Purwanto, dalam sambutannya,mengatakan, salah satu warga Desa Brekat dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19 dan saat ini diisolasi di RSUD dr Soeselo Slawi. Keluarga pasien yakni dua anak dan istri saat ini melakukan isolasi mandiri di rumah.

“Desa sudah memberi kompensasi pada keluarag sesuai kesepakatan dengan BPD Desa Brekat , satu orang dapat bantuan Rp 50.000 selama 15 hari. Ada sedikit sembako beras dan mi. Ormas juga memberi perhartian dengan memberi  bantuan wara yang isolasi mandiri di rumah,”sebutnya. (Sari/Red-06)

 

BERITA LAINNYA