Take a fresh look at your lifestyle.

Sabriansyah dan Dayang Juara Duta Lingkungan Hidup

247

SLAWI-Dinas Lingkungan Hidup menggelar Penobatan Duta Lingkungan Hidup 2019 di Pendapa Amangkurat Kabupaten Tegal, Minggu (25/8) lalu.

Sabriansyah Arya R, siswa SMA 1 Pangkah dan Dayang Gita Rhalisa, siswa SMA 1 Slawi terpilih sebagai juara 1 putra dan putri Duta Lingkungan Hidup 2019. Mereka berhasil memperoleh nilai tertinggi dari empat pasang finalis lainnya.

Sebagai juri pada babak final yakni Bambang Purnama (LSM Gerbang Mataram), Bayu Widianto (UPS Tegal) dan Khaerudin (DLH).

Ada tiga tahapan seleksi pada pemilihan duta lingkungan hidup. Mulai tes tertulis, menulis esai hasil kunjungan lapangan di Desa Pesarean Adiwerna dan PIK Kebasen, Talang, serta  orasi dan tanya jawab di depan juri pada saat babak final.

Menyusul Sabriansyah,  sebagai juara kedua putra diraih Atri Febriyanto dan juara ketiga diraih Raychan Zalza A. Keduanya merupakan siswa SMA 1 Slawi.

Sementara, sebagai juara kedua putri diraih Rizki Kusuma Dewi dan juara ketiga diraih Dany Nur Rizki , yang merupakan siswa SMK 1 Slawi.

Adapun sebagai juara favorit putra diraih Hilmi Alma Rusli siswa MAN 1 Tegal dan juara favorit putri diraih Siska Ayu R siswa SMK 1 Bumijawa.

Pada penilaian tahap ketiga tersebut sebanyak 33 peserta menampilkan pagelaran busana karnaval dari limbah. Kreativitas peserta membuat kostum karnaval patut diacungi jempol. Meski terbuat dari berbagai jenis limbah, kostum yang dikenakan terlihat indah dan menarik.

Wakil Bupati Tegal, Sabilillah Ardie  yang hadir pada acara tersebut mengatakan, pemilihan Duta Lingkungan Hidup ini membawa pesan betapa pentingnya peran generasi muda sebagai agen perubahan dalam mewujudkan pembangunan yang ramah lingkungan.

Semangat dan cita-cita generasi muda diharapkan dapat mempelopori berbagai inisiatif dan kegiatan baru yang berdampak positif bagi generasi sebelumnya maupun generasi selanjutnya, terutama generasi milenial saat ini.

Ardie mengatakan,banyak sekali wujud kepedulian lingkungan untuk melawan polusi udara sebagai tema sentra peringatan “World Environment Day” dan itu berawal dari diri sendiri. Seperti  tidak membakar sampah, menghijaukan lingkungan sekitar rumah dengan menanam pohon, dan menghemat penggunaan listrik dengan mengurangi penggunaan AC, mengutamakan penggunaan sepeda angin atau berjalan kaki ketimbang kendaraan bermotor untuk menempuh jarak yang tidak terlalu jauh .

“Jika itu sudah menjadi habit, sudah menjadi kebiasaan kalian, maka sesungguhnya kesadaran akan lingkungan hidup sudahtumbuh pada diri kalian. Selanjutnya, asah, kembangkan dan tularkan ini pada lingkungan yang lebih luas lewat aksi peduli,”sebutnya.

Dikatakan Ardie, keberhasilan para Duta Lingkungan Hidup ini bukan diukur  karena sosok tampilan, kecerdasan dan kreatifitas yang dimiliki, tapi lebih pada seberapa kuat pengaruhnya di lingkungan sosial untuk mengajak masyarakat peduli pada lingkungan hidup.

“ Inilah yang disebut sebagai influencer, peran utama dari Duta Lingkungan,”ucapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup , Agus Subagyo mengatakan, acara penobatan Duta Lingkungan Hidup 2019 mengusung tema “Cegah Pencemaran Udara Agar Kehidupan Tidak Merana”. Tema tersebut seiring dengan tema peringatan Hari Lingkungan Hiduo Sedunia pada tanggal 5 Juni 2019 yang bertema Beat Air Pollution.

Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan peran serta masyarakat dalam upaya perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup di Kabupaten Tegal, serta menciptakan kader-kader lingkungan hidup yang dapat menjadi motor atau penggerak di tengah masyarakat  dalam upaya perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup.

Adapun peserta pemilihan Duta Lingkungan Hidup 2019 diikuti 109 siswa SMA/SMK/MA. (Sari/Red 6)

BERITA LAINNYA