Take a fresh look at your lifestyle.

Protokol Kesehatan di Mall Diperketat Tiga Kali Lipat

TEGAL – Sejumlah pusat perbelanjaan dan toko modern (mall) di Kota Tegal diperketat tiga kali lipat dalam protokol kesehatannya, selama diterapkan relaksasi Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) pada H-7 lebaran.

Untuk mengawasinya, Pemerintah Kota (Pemkot) Tegal melalui Dinas Kesehatan, Satpol PP, Dinas Koperasi Perdagangan dan UMKM, Dinas Kominfo, melakukan monitoring terhadap pusat perbelanjaan di Kota Tegal, Senin (18/5) siang.

Petugas monitoring memantau langsung kelengkapan dalam penerapan protokol kesehatan, seperti pemanfaatan tempat cuci tangan, bilik penyemprotan desinfektan, batas jarak pengunjung dalam antrean, pemeriksaan suhu tubuh, penyediaan sarana ibadah dan protokol kesehatan lainnya.

“Relaksasi PSBB kita evaluasi setiap hari. Karenanya, mall, pasar dan pusat perbelanjaan lainnya harus benar-benar menerapkan prokol kesehatan. Kalau tidak, pastinya tidak ada izin untuk beroperasi,” terang Wakil Wali Kota Tegal, Muhamad Jumadi.

Seperti halnya yang disampaikan Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono, pada kesempatan itu Jumadi kembali mengingatkan, setiap mall wajib terapkan protokol kesehatan. Bukan sekadar seremonial saja, namun penerapannya tiga kali lipat lebih ketat.

Apabila dalam monitoring ditemui beberapa hal yang kurang sesuai, maka Jumadi meminta tim yang berada di lapangan dapat menuntaskan bersama pihak manajemen. Dengan begitu pelaksanaan relaksasi PSBB dapat berjalan dengan lancar.

“Sejauh ini masih bagus, hanya sedikit saja yang perlu dievaluasi. Seperti misalnya tempat antrean yang seharusnya menerapkan physical distancing tetapi belum diberi garis petunjuk,” bebernya.

Sementara, ihwal penerapan PSBB, Jumadi menegaskan Pemerintah Kota Tegal hanya melakukan hingga dua tahap. Namun, hal tersebut tetap mempertimbangkan kemungkinan-kemungkinan buruk yang akan terjadi di kemudian hari.

“PSBB hanya dua tahap saja, karena kita sudah kembali ke zona hijau. Tapi, jika nantinya ada kejadian buruk kita siapkan secara matang penanganannya. Harapannya tentu tidak demikian. Kota Tegal tetap hijau dan disusul dengan daerah-daerah lainnya,” pungkas Jumadi. (Haikal/ red10)

BERITA LAINNYA