Take a fresh look at your lifestyle.

Polres Pekalongan Kota Sita Ratusan Balon Udara dan Petasan

206

PEKALONGAN – Polres Pekalongan Kota menyita ratusan balon udara dan petasan dari masyarakat yang dipersiapkan untuk merayakan tradisi Syawalan. Menerbangkan balon udara secara liar merupakan salah satu pelanggaran pidana serius terhadap UU No 1/2009 tentang Penerbangan. Ratusan balon tersebut merupakan bagian dari razia gabungan dalam rangka kegiatan rutin yang ditingkatkan.

Kapolres Pekalongan Kota AKBP Egy Andrian Suez menjelaskan, ratusan balon udara sipa terbang dan petasan berbagai ukuran disita dari sejumlah warga di wilayah polsek masing-masing. Namun demikian, dalam penindakannya lebih pada upaya preventif, sehingga balon udara maupun petasan belum sampai dilepaskan ke udara. “Keberadaan balon udara maupun petasan sangat membahayakan bagi penerbangan. Termasuk sutet PLN maupun akibat lain yang timbulkan akibat balon udara maupun petasan,” terang AKBP Egy Andrian Suez, dalam konferensi pers di serambi Mapolres setempat, Senin (1/6) siang.

Pihaknya menambahkan, sejak awal pihaknya sudah mengantisipasi agar warga tak melakukan perayaan dengan penerbangan balon dan menyalakan petasan. Namun, warga ternyata tak mengindahkannya. Dan, masih banyak ditemukan warga yang menerbangkan balon yang dilengkapi petasan pada saat perayaan tradisi syawalan kemarin.

“Kita sejak awal sudah berusaha mengantisipasi adanya masyarakat yang akan menerbangkan balon udara dan menyalakan petasan. Oleh karena, pada Minggu pagi, kami berhasil menyita ratusan balon udara yang akan disiapkan diterbangkan,” imbuhnya. Adanya penerbangan balon udara, lanjut dia, sangat berbahaya bagi jalur penerbangan dan bisa menimbulkan bencana lainnya. “Menerbangkan balon udara bisa membakar rumah apabila balon itu jatuh di atas rumah. Selain itu, juga berbahaya bagi keselamatan jalur penerbangan,” tuturnya. Dari sejumlah balon udara dan petasan yang disita, selanjutnya akan dimusnahkan. (Kuswandi/Red9).

BERITA LAINNYA