Take a fresh look at your lifestyle.

Polres Pekalongan Kota Bantu Paket Sembako ke Para Janda, Buruh dan Driver Ojol

  • Meringankan Beban Warga Akibat Covid-19

PEKALONGAN – Polres Pekalongan Kota terus bergerilya mewujudkan kepeduliannya terhadap masyarakat yang terdampak Virus Corona atau Covid-19 di Kota Pekalongan. Hal itu dilakukan untuk meringankan beban masyarakat, akibat terdampak pandemi virus dimaksud. Penyerahan bantuan melalui Unit III Satuan Intelkam tersebut berupa paket sembako, dan dilakukan di tiga titik sekaligus, Selasa (21/4). Pertama, penyerahan paket sembako dilakukan di Markas Satkorcab Banser Kota Pekalongan yang juga kediaman Komandan Satkorcab Banser Kota Pekalongan, Fathkhurohman, di Kelurahan Sapuro Kebulen, Kecamatan Pekalongan Barat, Kota Pekalongan. Paket sembako tersebut kemudian langsung disalurkan kepada warga sekitar yang tidak mampu, antara lain para janda dan lansia.

Secara simbolis, paket sembako tersebut diserahkan KBO Sat Intelkam Ipda Maryoto, mewakili Kasat Intelkam AKP Muhammad Bisri, didampingi Kanit III (Bidang Sosial Budaya) Sat Intelkam Aiptu Ardi S, Komandan Satkorcab Banser Kota Pekalongan Fathkhurohman kepada warga. Bantuan paket sembako berikutnya diserahkan kepada para buruh atau pekerja yang tergabung dalam Serikat Pekerja Nasional (SPN) Kota Pekalongan yang terdampak Covid-19. Bantuan kepada buruh dilakukan di Kantor DPC SPN Kota Pekalongan, Jalan Jawa Gang 5, Kelurahan Sapuro Kebulen, Kecamatan Pekalongan Barat.

Bantuan paket sembako ini secara simbolis diserahkan KBO Sat Intelkam bersama Kanit III dan Komandan Banser Kota Pekalongan kepada pengurus DPC SPN Kota Pekalongan yang diwakili oleh Sekretaris DPC SPN Kota Pekalongan, Edi Susilo. Paket sembako ini juga diserahkan secara langsung kepada anggota SPN yang terdampak pandemi Covid-19, antara lain mereka yang dirumahkan maupun diputus kontrak oleh perusahaan akibat wabah Covid-19. Bantuan paket sembako juga diberikan kepada komunitas atau paguyuban driver ojek online (ojol) yang juga ikut terdampak adanya pandemi Covid-19. Penyerahan bantuan kepada para ojol dilakukan di kediaman pengurus paguyuban ojol, di Jalan Ki Hajar Dewantoro, Landungsari, Kelurahan Noyontaansari, Kecamatan Pekalongan Timur. Paket sembako secara simbolis diserahkan oleh KBO Sat Intelkam bersama Kanit III kepada perwakilan driver ojol.

Kapolres Pekalongan Kota AKBP Egy Andrian Suez, melalui Kasat Intelkam AKP Muhammad Bisri menyatakan, bahwa pemberian paket sembako tersebut sebagai wujud kepedulian Polres Pekalongan Kota bersama Satkorcab Banser Kota Pekalongan yang merupakan mitra Polres untuk meringankan beban masyarakat terdampak Covis-19.
Dijelaskan, kegiatan itu sebagai bentuk kepedulian Polres Pekalongan Kota bersama mitra, dalam hal ini rekan-rekan Banser, kepada saudara-saudara kita, warga di Kota Pekalongan, yang terdampak Covid-19. “Mohon jangan dilihat besarnya atau jumlahnya bantuan ini, tetapi ini wujud perhatian dan kepedulian untuk sedikit meringankan beban masyarakat selama adanya wabah virus corona,” tutur Ipda Maryoto, mewakili Kasat Intelkam AKP Muhammad Bisri.

Sementara, Komandan Satkorcab Banser Kota Pekalongan, Fatkhurohman, menyampaikan apresiasinya kepada Kapolres Pekalongan Kota dan jajarannya, khususnya Sat Intelkam, yang telah peduli kepada warga terdampak Covid-19. Dikatakan, adanya bantuan dimaksud sangat membantu warga. “Ini semua atas kerja sama Polres Pekalongan Kota yang diwakili Sat Intelkam, bersama Banser Kota Pekalongan membagikan sembako kepada warga untuk meringankan beban mereka akibat adanya pagebluk (wabah) Covid-19,” kata Fatkhurohman yang akrab disapa Kang Fat itu. Dalam penyerahan bantuan disambut antusias, warga yang rata-rata para janda dan lansia Sebab, bantuan paket sembako tersebut sangat dibutuhkan warga yang kurang mampu.

Sementara itu, salah satu perwakilan anggota SPN Kota Pekalongan, Rumzanah (39), mengucapkan banyak terima kasih atas bantuan dimaksud. Dia mengungkapkan, adanya pandemi Covid-19 mengakibatkan tidak sedikit rekan-rekannya sesama buruh yang terpaksa dirumahkan dan di-PHK. “Adanya bantuan ini sangat membantu kami para buruh, terutama rekan-rekan kami yang dirumahkan dan di-PHK karena ada wabah corona,” tuturnya. Pihaknya mengaku, ia sendiri sudah dirumahkan sejak bulan Maret lalu dari sebuah pabrik tekstil di Kota Pekalongan. Selain itu, ada sebagian pabrik yang tutup sementara, ada yang masih berproduksi atau beroperasi, dan adapula yang melakukan pengurangan karyawan. Sehingga, para buruh atau karyawan banyak yang kehilangan pendapatan karena menganggur. “Harapannya dengan adanya wabah corona ini kawan-kawan buruh bisa bersabar. Semoga bencana wabah corona ini bisa segera selesai,” terangnya. Selama kegiatan berlangsung, tetap mengedepankan protokol kesehatan dalam rangka pencegahan Covid-19. Kegiatan bakti sosial ini juga diisi dengan sosialisasi imbauan Pemerintah dalam rangka memutus mata rantai penyebaran Covid-19. (Kuswandi/Red9).

BERITA LAINNYA