Take a fresh look at your lifestyle.

Penyerahan Buku Saku Pembiasaan Hidup Sehat

164

BREBES — Salah satu Program Kemitraan Wilayah (PKW) Kabupaten Brebes adalah pemanfaatan buku saku pembiasaan hidup sehat anak usia Sekolah Dasar (SD). Buku ini terdiri dari empat buku dengan tema atau judul yang berbeda yaitu, Makanan Bergizi, Imunisasi, Pencegahan Penyakit Menular, dan Kebersihan Pribadi. 

Empat tema ini dipilih dari delapan tema buku saku dokter kecil yang dikembangkan bersamaan dengan pelatihan dokter kecil bagi siswa dan guru pendamping di tahun pertama (2018).
Ketua PKW Kabupaten Brebes Isti Hidayah mengatakan, penyerahan buku saku untuk pembiasaan hidup di Balaidesa Parereja, Minggu (14/6/2020), di lasanakan sesuai protokol kesehatan.
Menurut dia, ke empat tema ini cocok untuk pembiasaan hidup sehat bagi semua anak usia SD, apalagi dikaitkan dengan pandemi covid19. “Dari buku saku diharapkan anak mengenal dan memahami beberapa penyakit menular, mengapa menular. Dan bagaimana pencegahannya. Supaya anak tidak mudah tertular, maka harus mendapat imunisasi, harus makan makanan bergizi, dan harus menjaga kebersihan pribadi,” tuturnya.
Buku saku ini akan memfasilitasi anak belajar di rumah lebih bervariasi dan menyenangkan di masa pandemi covid 19, karena buku saku ini telah dilengkapi dengan gambar-gambar sesuai tema dan tata letak yang menarik sehingga mudah dipahami dan menyenangkan bagi anak.
Pendistribusian buku saku akan dilakukan oleh karang taruna dan forum anak desa Parereja atas arahan Kepala Desa, Kepala Sekolah, dan Tim PKW. Pendistribusian buku saku dilakukan dengan berbasis keluarga atau rumah, artinya 1 keluarga 1 set buku saku. Diutamakan keluarga dengan anak usia SD kelas tinggi. Pemanfaatan buku saku di rumah ini, akan mempercepat meluasnya pembiasaan hidup sehat anak, bahkan keluarga. Pemanfaatan buku saku dilakukan dengan pendampingan oleh keluarga (orang tua dan atau anak yang lebih dewasa). Setelah praktik pembiasaan hidup sehat ini berlangsung 1-2 bulan akan dilakukan monitoring dan evaluasi oleh desa, sekolah, dan tim pelaksana PKW. Diharapkan best practices hasil monitoring dan evaluasi dapat dikembangkan menuju Parereja Mandiri bidang kesehatan.

(wh/red2)

BERITA LAINNYA