Take a fresh look at your lifestyle.

Penerapan PSBB, Aktifitas Pasar di Tegal Masih Normal

153

TEGAL – Pemberlakukan atau penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), aktifitas jual beli di pasar Pagi, Kota Tegal masih berjalan normal seperti hari sebelumnya. Hal itu terlihat dari banyaknya pembeli yang berbelanja, dan omset yang diperoleh pedagang masih sama seperti hari hari sebelumnya.

“Walaupun sudah diberlakukan PSBB, tetapi untuk aktifitas perdagangan di Kota Tegal tidak berubah, masih banyak orang yang datang berbelanja. Apabila dilihat dari pendapatan atau omzet pedagang hampir tidak ada penurunan, namun untuk hari hari selanjutnya kita tidak tahu, semoga saja masih tetap stabil,” ujar Wijanarko, salah seorang pedagang sayur mayur di Pasar Pagi, Kota Tegal, baru baru ini.

Dia mengatakan, aktifitas pasar masih terlihat normal, orang yang berbelanja masih cukup ramai, seperti sebelumnya. Pada saat penerapan lokal lockdown lalu, pasar sepi hingga beberapa hari, mengakibatkan omzet pedagang turun drastis. Namun, kondisi tersebut tidak berlangsung lama, sebab aktifitas pasar kembali normal hingga sekarang. Namun dengan ada penerapan PSBB, diperkirakan berdampak besar terhadap pendapatan para pedang. Akan tetapi diperkirakan hal tersebut tidak berjalan lama, artinya seperti penerapan lokal lockdown lalu, pasar sepi hanya beberapa hari, setelah itu kembali ramai. Salah satu sektor yang tetap diperbolehkan untuk aktifitas saat penerapan yaitu jual beli kebutuhan pokok. Berdasarkan kebijakan tersebut, diperkirakan aktifitas pasar akan tetap normal.

“Terkait dengan harga sayur mayur saat ini masih tetap stabil, hampir belum ada kenaikan maupun penurunan yang signifikan. Kenaikan diperkirakan akan tetapi terjadi, meskipun besarannya belum bisa diperkirakan, tetapi akan terlihat dalam beberapa hari lagi,” kata Warmi, pedagang sembako.

Wakil Walikota Tegal, Muhamad Jumadi, mengatakan, Surat Keputusan Kementerian Kesehatan terkait penetapan PSBB untuk Kota Tegal itu bernomor HK.01.07/MENKES/258/2020 tentang Penetapan Pembatasan Sosial Berskala Besar di Wilayah Kota Tegal Provinsi Jawa Tengah. Dengan keputusan itu maka Pemerintah Kota Tegal wajib melaksanakan PSBB sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan dan secara konsisten mendorong dan mensosialisasikan pola hidup bersih dansehat kepada masyarakat.
Selanjutnya, PSBB itu dilaksanakan selama masa inkubasi terpanjang dan dapat diperpanjang jika masih terdapat bukti penyebaran COVID-19, sedangkan untuk pemberlakuan dimulai pada tanggal ditetapkan.(Joko Widodo/Red_03)

BERITA LAINNYA