Take a fresh look at your lifestyle.

Pemalang Surplus Beras Hingga 34 ribu ton

234

PEMALANG – Kabupaten Pemalang pada musim panen diperkirakan mengalami surplus beras hingga 34 ribu ton. Jumlah tersebut mampu untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Pemalang sehingga bisa dikatakan kebutuhan pangan didaerah tersebut aman.

“Saat ini musim panen sedang berlangsung sehingga ketersediaan pangan khususnya beras di Kabupaten Pemalang masih cukup melimpah. Panen yang terjadi secara bertahap untuk masing-masing daerah kecamatan dan panen diprediksi masih akan terus berlangsung hingga akhir April mendatang,” ujar Kepala Seksi Distribusi dan Cadangan Pangan. Dinas Pertanian Kabupaten Pemalang Nursyam Ubaidi, kemarin.

Dia mengatakan, beberapa daerah kecamatan khususnya di sepanjang Pantura seperti, Kexamatan Pemalang, Taman, Petarukan, Ampelgading, Comal, Bodeh dan Ulujami sedang panen raya. Untuk daerah lainnya, khususnya wilayah tengah dan agak atas sudah panen raya lebih awal, dibandingkan pertanian di wilayah Pantura. Dari banyaknya daerah yang panen raya diperkirakan stok beras di Pemalang bisa mencapai 34.020 ton hingga Juni 2020 mendatang. Stok bisa dikatakan aman berdasarkan kebutuhan dengan jumlah penduduk Pemalang pada tahun 2020 sekarang ini sebanyak 1.305.666 jiwa. Meskipun demikian, diperkirakan stok tersebut akan berkurang cukup siginifikan yaitu sekitar 60 persen anatar bulan Agustus hingga September tahun 2020 mendatang. Untuk harga gabah, lanjutnya, saat panen pertama mencapai Rp. 6.500 – Rp. 6.700 per kilogram. Namun sekarang karena sudah banyak yang panen harganya turun menjadi Rp. 5.900 – Rp. 6.100 per kilogram.

“Dimungkinkan sampai akhir panen bisa turun lagi, tergantung situasi. Naik atau turunnya harga gabah di pasaran dipengaruhi stok yang ada serta kualitas gabang yang dihasilkan olej petani,” tandasnya.

Ia mengatakan, walaupun Kabupaten Pemalang ditopang dengan wilayah agraris yang sebagian menghasilkan padi, namun tidak semau wilayah bisa tanam dan panen padi tiga kali. Bagi sawah yang menggunakan pengairan teknis seperti Petarukan Taman dan Pemalang bisa panen 3 kali, namun untuk wilayah yang menggunakan pengairan setengah teknis hanya bisa panen 2 kali, 1 kali palawija. Wilayah itu diantaranya Kecamatan Ampelgading bagian barat, Bodeh, Ulujami dan sebagian Kecamatan Comal. (Jokowi/Red_03)

BERITA LAINNYA