Take a fresh look at your lifestyle.

Pelaku Usaha di Kabupaten Tegal Diminta Terapkan Protokol Kesehatan Ketat

124

SLAWI – Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM Kabupaten Tegal mewanti-wanti kepada pelaku usaha mall, swalayan dan toko untuk tetap memberlakukan prokol kesehatan secara ketat terhadap karyawan dan pengunjung. Walaupun Kabupaten Tegal sudah masuk zona kuning, namun kemungkinan adanya transmisi penyebaran Virus Korona (Covid-19) dari luar daerah masih bisa terjadi.

“Kami memohon agar betul-betul melaksanakan protokol kesehatan ketat,” kata Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM Kabupaten Tegal, Suspriyanti saat koferensi pers di Kantor Gugus Tugas Covid19 Kabupaten Tegal, Kamis (11/6).

Dikatakan, sejak awal diberlakukannya darurat Covid-19, pihaknya sudah melakukan sosialisasi terhadap pelaku usaha mall, swalayan dan toko-toko. Bahkan, pihaknya juga melayangkan surat resmi dari Bupati Tegal untuk menerapkan protokol kesehatan dan pengaturan jam operasional. Selain itu, sosialisasi juga dilakukan kepada masyarakat untuk pencegahan Covid-19.

“Kami juga telah melakukan rapid test terhadap karyawan mall. Hasilnya semua negatif,” terangnya.

Menurut dia, pelaku usaha diminta membatasi sentuhan langsung dengan cara memberlakukan pembayaran secara digital. Selain itu, dibuat pembatas antrean serta memasang tirai plastik di tempat pembayaran.

“Harus rutin penyemprotan disinfektan, cek suhu pengunjung, semua harus pakai masker, karyawan harus pakai sarung tangan dan handsanitizer disiapkan,” tegasnya.

Store Manager Yogya Mall, Hadi Wibowo menuturkan, penerapan protokol kesehatan sudah dilakukan sejak awal munculnya Covid-19 di Kabupaten Tegal. Tidak hanya karyawan, tapi juga mengunjung harus mentaati protokol kesehatan. Untuk karyawan dibagikan masker dan vitaman secara gratis. Karyawan juga telah mengikuti rapid test, serta tiap masuk kerja cek suhu tubuh. Mereka juga diwajibkan menggunakan handsanitizer sebelum dan sesudah memegang barang.

“Tiap lantai sudah disediakan tempat cuci tangan dan sabun. Penyemprotan tiap pagi dan malam. Pembersihan tiap 3 jam sekali untuk tempat yang mudah disentuh konsumen. Konsumen masuk dites suhu dan wajib pakai masker,” pungkasnya. (Wiwit-red03)

BERITA LAINNYA