Take a fresh look at your lifestyle.

Pejabat Diminta Jadi Tauladan Protokol Kesehatan Covid-19

160

SLAWI – Masyarakat Kabupaten Tegal butuh suri tauladan dalam penerapan protokol kesehatan saat new normal pendemi Virus Korona (Covid-19). Terutama, para pejabat di lingkungan Pemkab Tegal, tokoh masyarakat, tokoh agama dan para pemangku kepentingan lainnya.

“Suri tauladan sangat dibutuhkan, karena masyarakat tidak cukup hanya diberikan himbauan atau sosialisasi,” kata Anggota Fraksi Golkar DPRD Kabupaten Tegal, M Khuzaeni, Minggu (14/6).

Dikatakan, pelaksanaan new normal banyak dimaknai sejumlah masyarakat sebagai kondisi terbebas dari Virus Korona. Padahal, new normal harus disikapi dengan kondisi kehidupan baru dengan tetap memegang aturan protokol kesehatan. Masyarakat tetap memakai masker saat beraktivitas, jaga jarak dengan orang lain, dan cuci tangan sesering mungkin. Hal itu dikarenakan Virus Korona masih tetap ada, walaupun sudah diterapkan new normal di Kabupaten Tegal.

“Status zona kuning Kabupaten Tegal menjadikan masyarakat tenang, tapi juga membuat masyarakat merasa bebas tanpa mematuhi protokol kesehatan,” ujar Wakil Ketua Komisi III itu.

Oleh karena itu, lanjut dia, Pemkab Tegal tetap harus melakukan sosialisasi terhadap masyarakat dalam menghadapi new normal. Terutama, lebih banyak diberikan tauladan dari para pejabat di lingkungan Pemkab Tegal. Masyarakat akan lebih patuh dalam menjalankan protokol kesehatan, jika para petinggi di Kabupaten Tegal menjadi contoh bagi masyarakat.

“Ini sangat penting dalam penerapan kehidupan baru. Jika hanya sebatas ucapan, maka masyarakat tidak akan patuh,” ujar pria yang akrab disapa Jeni itu.

Ditambahkan, Kabupaten Tegal dengan status zona kuning hendaknya harus lebih proaktif dalam pencegahan penyebaran Covid-19. Jika lengah, maka bisa membuat status tersebut kembali menjadi zona merah. Hal itu bisa dibuktikan dengan terus bertambahnya pasien positif Covid-19 setelah penetapan zona kuning.

“Mari bersama-sama tetap menjaga komitmen dalam penanganan Covid-19 di Kabupaten Tegal,” pungkasnya. (Wiwit-red03)

BERITA LAINNYA