Take a fresh look at your lifestyle.

Peduli Covid-19, Korpri Bantu Satpol PP dan Pondok Pesantren

247

SLAWI- Korps Pegawai Negeri (Korpri) Kabupaten Tegal menyerahkan bantuan sarana penunjang penegakan protokol kesehatan dan makanan tambahan, Rabu (17/6). Kali ini bantuan dari
program Korpri Peduli Covid-19, menyasar Satpol PP, Pondok Pesantren dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Bantuan diserahkan oleh Bupati Tegal Umi Azizah didampingi Wakil Bupati Tegal, Sabilillah Ardie, Ketua Dewan Pengurus dan pengurus  Korpri Kabupaten Tegal di halaman Kantor Satpol PP.

Bantuan berupa 450 kaleng susu  dan lima paket buah-buahan diterima oleh  Kepala Satpol PP, Suharinto.

Selain itu, Korpri menyerahkan bantuan 20.000 masker, 880 sabun dan 440 hand sanitizier kepada Forum Komunikasi Pondok Pesantren (FKPP) Kabupaten Tegal, serta  papan  peringatan bertuliskan kawasan wajib pakai masker, cuci tangan, jaga jarak dan bak cuci tangan kepada perwakilan kepala OPD.

Bupati Tegal Umi Azizah menyampaikan, bantuan yang diberikan Korpri pagi itu, diharapkan dapat meningkatkan daya tahan tubuh personel Satpol PP yang bertugas aktif di lapangan  mendisiplinkan warga pada kepatuhan menerapkan protokol kesehatan, termasuk membantu pengurus pondok pesantren dalam melindungi para santri dari risiko penularan Covid-19 menerapkan protokol kesehatan secara utuh dan ketat di lingkungan pondok.

“Bantuan seperti ini tentunya sangat dinantikan tidak hanya oleh komunitas masyarakat berisiko tinggi yang karena aktifitas atau kegiatannya rentan terpapar Covid-19, tapi juga para petugas di garda pencegahan sebagai bagian dari upaya bersama menjaga kesehatan dan keselamatan masyarakat di masa pandemi,”tutur Umi.

Ditambahkan, untuk mendukung penerapan hidup produktif dan aman Covid-19, Pemerintah Kabupaten Tegal terus melakukan berbagai persiapan diantaranya sosialisasi kepada masyarakat agar dalam beraktifitas sehari-hari masing-masing warga disiplin dan patuh  menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Yaitu,  selalu pakai masker, jaga jarak aman, sering cuci tangan pakai sabun , menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat serta menjaga imun  tubuh agar  selalu sehat.

“ Kuncinya adalah patuh dan displin protokol kesehatan semua warga “ tegas Umi.

PAPAN PERINGATAN Bupati Tegal, Umi Azizah didampingi Wakil Bupati Sabilillah Ardi dan pengurus Dewan Pengurus Korpri Kabupaten Tegal menyerahkan bantuan papan peringatan kawasan wajib pakai masker, cuci tangan dan jaga jarak kepada Kepala Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan , Toto Subandriyo, Rabu (17/6).(smpantura.com/Sari)

Pada kesempatan itu, Umi menuturkan, kepatuhan warga dalam menerapkan protokol kesehatan belum tinggi. Hal ini ditemui di lapangan maupun saat berada di pusat keramaian.

Warga belum sepenuhnya sadar akan kewajiban dan tanggung jawabnya mereka untuk ikut menjaga keselamatan warga lainnya dengan memakai masker maupun alat pelindung diri lainnya.

“Kita sempat senang melihat perkembangan Covid-19 di Kabupaten Tegal landai. Hampir tiga bulan lamanya sejak Maret sampai Mei, terdapat 16 kasus positif Covid-19. Namun, mulai Mei sampai dengan hari ini ada tambahan sembilan kasus positif. Artinya kita tidak boleh lengah,”jelasnya.

Melihat pertambahan kasus terkonfirmasi positif Covid-19, kata Umi,  Satpol PP harus memahami titik-titik di Kabupaten Tegal yang berpotensi menimbulkan kerumunan dan menyebarkan Covid-19.

Ketua Dewan Pengurus Korpri Kabupaten Tegal, Widodo Joko Mulyono, mengatakan Korpri  sangat mendukung upaya memutus mata rantai Covid-19 . Masa new normal merupakan perubahan perilaku dalam menjalani aktifitas seperti biasa dengan tetap melaksanakan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 secara ketat. (Sari/Red-06)

 

BERITA LAINNYA