Take a fresh look at your lifestyle.

Pasien Positif Korona Bertambah Tiga Orang

Satu Orang Sempat Dinyatakan Sembuh

328

SLAWI- Pasien terkonfirmasi positif Covid-19  asal Kabupaten Tegal bertambah tiga orang. Satu orang diantaranya sempat dinyatakan sembuh dan satu orang lainnya dinyatakan negatif sebelum akhirnya turun hasil pemeriksaan swab lanjutan dari laboratorium yang menunjukkan hasil positif.

Informasi tersebut disampaikan Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Pemkab Tegal,  Joko Wantoro, saat menggelar siaran pers pada Rabu (6/5) siang.

Ketiga pasien terkonfirmasi positif tersebut yakni satu orang laki-laki berusia 59 tahun asal Desa Bumiharja Kecamatan Tarub.

Pasien yang dirawat di RS Mitra Siaga ini, sebelumnya sudah berstatus terkonfirmasi positif dan sempat dinyatakan sembuh pada Selasa (5/5) lalu setelah hasil swab dinyatakan negatif.

Namun,  kemudian keluar hasil pemeriksaan swab lanjutan yang menyatakan positif, sehingga membatalkan pernyataan kesembuhannya.

“Setelah dinyatakan sembuh, pasien tersebut memang belum sempat pulang,sehingga dengan adanya hasil pemeriksaan swab terbaru ini kepulangannya ditunda, dilanjutkan dengan perawatan,”katanya.

Pasien kedua adalah  seorang pendeta laki-laki berusia 41 tahun asal Kelurahan Kagok Kecamatan Slawi. Sebelumnya ia sempat dikabarkan negatif dari infeksi Covid-19 setelah hasil hasil uji “real time polimerase chain reaction” atau pemeriksaan swab dinyatakan negatif.

“Siang kemarin kami menerima hasil swab-nya negatif, namun kemudian malam harinya kami mendapatkan ralat dari pihak laboratorium yang menyatakan beliau positif,” ungkap Joko.

Hal yang sama juga terjadi pada keponakannya sebagai pasien terkonfirmasi positif ketiga, seorang perempuan berusia 28 tahun asal Kelurahan Kagok Kecamatan Slawi.

Keduanya, kata Joko, merupakan kontak erat dari kasus terkonfirmasi positif asal Desa Mejasem Barat Kecamatan Kramat yang meninggal dunia pada 21 April 2020 lalu.

“Meski terpapar, keduanya tampak sehat, tidak memiliki gejala klinis sebagaimana penderita Covid-19. Atas kondisi tersebut, keduanya pun kini dirawat di rumah sakit Harapan Sehat Slawi,” katanya.

Sementara itu,  anak dari pemilik pabrik kecap di Penusupan yang juga kontak erat dengan kasus tersebut,  hasil swab dinyatakan negatif.

Joko pun menjelaskan, setiap pasien terkonfirmasi positif Covid-19 yang tidak menunjukkan gejala klinis akan dirujuk perawatannya di RS Harapan Sehat ataupun RS Hawari Esa, termasuk orang dalam pemantauan yang membutuhkan perawatan medis.

Dengan adanya kasus tersebut, maka akumulasi jumlah pasien terkonfirmasi positif Covid-19 asal Kabupaten Tegal menjadi 16 orang dengan rincian tujuh orang sembuh, tujuh orang sedang dalam perawatan dan dua orang meninggal dunia.

Joko menambahkan, terkait informasi yang beredar di masyarakat melalui media sosial tentang  hasil rapid tes pada PDP meninggal asal Kecamatan Bumijawa, bahwa  hasil rapid tes kontak erat pasien meninggal tersebut ada  9 orang. Dari rapid tes, 6 orang hasilnya negatif, dan 3 orang butuh pengulangan pemeriksaan.

Sementara itu, mengenai keberadaan 17 orang warga Desa Jatirawa, Kecamatan Tarub yang sempat mengikuti Ijtima Jamaah Tabligh di Gowa Sulawesi Selatan beberapa waktu lalu, menurut  Joko, rapid test kedua pada 17 orang klaster jamaah tabligh ini menunjukkan hasil 3 orang positif dan 14 orang negatif.

“Ketiga orang tersebut akan diambil swabnya hari ini dan sembari menunggu hasilnya keluar, ketiga orang tanpa gejala tersebut akan menjalani masa isolasinya di RS Harapan Sehat Slawi,” ungkapnya, kemarin. (Sari/Red-06)

 

 

 

BERITA LAINNYA