Take a fresh look at your lifestyle.

Operasi Zebra Candi Dimulai, Pengguna Jalan Diminta Tertib

149

 

PEKALONGAN – Satlantas Polres Pekalongan Kota menggelar upacara gelar pasukan Operasi Zebra Candi tahun 2019, Rabu (23/10). Upacara yang dipimpin Kapolres Pekalongan Kota AKBP Egy Andrian Suez tersebut, ditandai dengan pemasangan pita di lengan anggota Satlantas, sebagai tanda dimulainya Operasi Zebra Candi. Gelar pasukan juga disertai pemeriksaan kesiapan kendaraan maupun sarana dan prasarana lainnya. Operasi yang akan digelar 14 hari mulai 23 Oktober – 5 Nopember itu, bertujuan untuk menjaga kondisi Kamseltibcar Lantas serta menciptakan kepatuhan warga dalam berlalulintas dan rasa aman di jalan raya.

“Operasi Zebra itu lebih mengedepankan penindakan hukum. Operasi Zebra, ditujukan agar warga semakin tertib berlalu lintas serta menekan angka kecelakaan di jalan. Kami berharap pada masyarakat Kota Pekalongan untuk mendukung giat operasi ini, dengan berlalulintas yang tertib, baik terkait kelengkapan berkendara maupun surat-suratnya,” terang Kapolres Pekalongan Kota AKBP Egy Andrian Suez, didampingi Kasatlantas AKP Sutono, Rabu (23/10). Kapolres menuturkan, dalam Operasi Zebra Candi tersebut ada beberapa sasaran yang akan menjadi target dalam razia.

Seperti kelengkapan administrasi pengemudi dan ranmor (SIM dan STNK), penggunaan helm SNI, pengendara yang melawan arus, penggunaan safety belt, pengemudi dalam pengaruh alkohol dan obat-obatan terlarang, penggunaan handphone saat mengemudi, melampaui batas kecepatan dan lain sebagainya. Selain itu, Kapolres menekankan kepada masyarakat tidak menggunakan kendaraan yang tidak layak operasi untuk dipergunakandi jalan raya, serta menggunakan kendaraan angkutan barang digunakan untuk mengangkut orang. Selain bukan peruntukan, juga sangat membahayakan. “Kami juga berharap, pengendara dapat menunjukan sikap disiplin lalu lintas dan melengkapi kelengkapan kendaraannya. Tentu kita menghimbau kepada masyarakat agar lebih taat dalam berkendara agar terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan ketika berada dijalan,” pungkasnya. (Kuswandi/Red9)

BERITA LAINNYA