Take a fresh look at your lifestyle.

Nekat Minum Obat Serangga, Seorang Pemuda di Brebes Tewas

1.960

BREBES, smpantura.com – Seorang pemuda di Brebes, nekat mengakhiri hidupnya dengan minum obat serangga yang dicampur kopi dalam kemasan, Minggu (14/11/2021). Aksi bunuh diri ini dilakukan korban diduga depresi lantaran penyakit yang dideritanya tak kunjung sembuh.

Korban adalah AR, warga Kecamatan Paguyangan, Brebes. Aksi mengakhiri hidupnya ini, dilakukan korban di kamarnya. Kali pertama korban ditemukan tewas di kamarnya oleh kedua orang tuanya.

Kapolres Brebes AKBP Faisal Febrianto melalui Kapolsek Paguyangan, Iptu Kasam mengatakan, korban tewas diduga bunuh diri dengan meminum kopi yang dicampur cairan obat serangga. Dari keterangan kedua orang tuanya, korban ini sebelum kejadian keluar kamar dan meminta maaf kepada ibunya. Korban juga sempat mencium kening dan memeluk ibunya. “Ternyata pelukan kepada ibunya ini, pelukan yang terakhir,” katanya Minggu, (14/11/2021) malam.

Usai berpamitan, lanjut dia, korban kembali masuk ke kamarnya untuk tidur, dan minta dibangunkan pada pukul 12.00. Ibu korban memenuhi permintaan anaknya. Namun sampai pukul 12.10 korban belum juga bangun. Ia kemudian meminta tolong suaminya untuk membukakan pintu kamar korban karena pintunya terkunci.

“Saat masuk ke kamar korban untuk membangunkannya, ibunya mendapati korban sudah dalam keadaan kaku dan meninggal dunia di atas kasur,” terangnya.

Di kamar korban, sambung dia, ditemukan juga bekas muntahan korban. Sementara di meja kamar ditemukan satu buah gelas yang berisi kopi yang diduga sudah dicampur dengan cairan obat serangga. Selain itu ditemukan juga beberapa lembar kertas yang diduga ditulis korban. Berisi, “SEMOGA KEPERGIAN KU BISA JADI TITIK BALIK BAGI SEMUA ORANG DI RUMAH”.

“Melihat kejadian ini orang tua korban melaporkan ke Polsek Paguyangan. Kami berama anggota, petugas medis Puskesmas Paguyangan, dan Anggota Koramil 11 Paguyangan mendatangi TKP.
Dari hasil pemeriksaan petugas medis tidak di temukan adanya tanda tanda kekerasan pada tubuh korban. Menurut keterangan orang tua korban, anaknya sudah lama memiliki riwayat sakit paru-paru akut,” pungkasnya. (T07-red)

BERITA LAINNYA