Take a fresh look at your lifestyle.

Menuju New Normal, Fraksi PKB Soroti Bantuan Untuk Ponpes dan TPQ

169

TEGAL – Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPRD Kota Tegal meminta Pemerintah Kota Tegal dapat melaporkan realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD). Tak hanya itu, setelah selesai menerapkan PSBB, Pemkot juga diminta memperhatikan nasib sekolah swasta, madrasah diniyah hingga MTQ.

Hal itu disampaikan Wakil Ketua DPRD Kota Tegal, Habib Ali Zaenal Abidin saat Rapat Kerja DPRD Kota Tegal tentang perkembangan penanggulangan Covid-19 dan  laporan keuangan penggunaan anggaran Covid-19 di Ruang Paripurna setempat, Kamis (28/5) siang.

Dalam rakor tersebut disampaikan pelaksanaan PSBB 23 April 2020 hingga 6 Mei 2020, dalam Peraturan Kepala Daerah (Perkada) I diusulkan Rp 5.650.086.000 dengan realisasi Rp 1.025.141.635.

“Jika rencana anggaran dengan realisasinya disampaikan, harapan kami agar realisasi PAD  juga dapat dilaporkan. Karena nominal yang kemarin muncul sangat tidak mungkin dan terlalu tinggi sekali,” kata Habib Ali.

Menurutnya, arah kebijakan Pemerintah Pusat yang akan menerapkan konsep kehidupan new normal (kenormalan baru) salah satu tujuannya yakni untuk menyelamatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Namun demikian, Ketua DPC PKB Kota Tegal berpesan, agar Pemerintah Daerah tetap memikirkan masyarakat yang terdampak Covid-19. Salah satunya dunia pendidikan, yang di dalamnya terdapat pendidikan umum dan pendidikan agama.

“Harapannya, pemerintah bisa membantu mereka. Membantu siswa dan tenaga pendidiknya yang belum bersertifikasi. Termasuk diantaranya Pondok Pesantren, Madarasah Diniyah dan TPQ,” pinta Habib Ali.

Ditambahkan, menuju new normal, Pemkot juga diharapkan dapat melengkapi protokol kesehatan di setiap Ponpes dan TPQ, sehingga para santri dapat belajar dengan nyaman. (Haikal/ red10)

BERITA LAINNYA