Take a fresh look at your lifestyle.

Mahasiswa Jadi Penggerak Pasar Modal

223

* Untuk Kemajuan UMKM dan Pembangunan Daerah
* Seminar Nasional Indonesia Economic Outlook 2020

TEGAL – Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Pancasakti (UPS) Tegal, Dr Dien Noviany Rahmatika SE MM Ak CA berharap, dapat menjadi penggerak perkembangan pasar modal. Juga dapat lebih memahami pentingnya pasar modal dari berbagai pihak.

Mahasiswa juga harus berani menjadi pelaku di dalamnya. Selain itu, dapat menjelaskannya kepada orang-orang terdekat, agar lebih melek pasar modal, dan tertarik untuk bersama-sama menjadi pelaku pasar modal.

”Kalau kalangan mahasiswa sudah melek dan terampil bermain di pasar modal, tentu ini menjadi potensi yang cukup menjanjikan. Khususnya dalam perkembangan investasi bisnis di era milenial,” tandas dia saat membuka Seminar Nasional Indonesia Economic Outlook 2020, yang digelar Investor Community Pancasakti (ICP), di Auditorium Daryoen Seno Atmodjo, Rabu (20/11).

PANITIA DAN PEMBICARA : Sejumlah panitia dan pembicara, Rektor UPS Tegal Dr Burhan Eko Purwanto MHum, Wakil Ketua Yayasan Pendidikan Pancasakti Dr Eddhie Praptono MH serta mahasiswa, berfoto bersama usai seminar.(Foto : smpantura.com/Riyono Toepra-red07)

Perlu diketahui, ICP merupakan suatu wadah perkumpulan mahasiswa, yang memiliki minat di bidang pasar modal, di bawah naungan Galeri Investasi BEI-UPS Tegal. Direktur Galeri tersebut adalah, Yanti Puji Astutie SE MSi CMA, yang juga menjadi moderator seminar tersebut.

Seminar bertajuk ”Peran Pasar Modal Sebagai Alternatif Investasi Milenial dan Pendapatan UKM serta Pembangunan Daerah”, menghadirkan tiga nara sumber yang berkompeten dibidangnya.

Ketiganya adalah, dari pihak pasar modal Kepala Kantor Bursa Efek Indonesia Jawa Tengah I Fanny Rifqi Ef Fuad. Kemudian pemangku kebijakan Kepala OJK Tegal Ludy Arlianto, dan pihak anggota bursa Head of Equity Sinarmas Sekuritas Jakarta Natanael Beny Prasetyo.

Jadi Penggerak

Dekan FEB UPS Tegal menambahkan, bila mahasiswa dapat berperan menjadi penggerak pasar modal, maka sangat membantu untuk kemajuan pendapatan UKM maupun UMKM dan pembangunan di suatu daerah.

”Karena itulah, ini pentingnya penguasaan pengetahuan dan ketrampilan pasar modal. Terutama sebagai investasi di era milenial. Seminar ini juga diharapkan dapat memberi pencerahan bagaimana memainkan sebuah pasar modal untuk perkembangan bisnis di daerah,” ucap Dien Noviany Rahmatika.

Menindaklanjuti hal tersebut, Head of Equity Sinarmas Sekuritas Jakarta yang juga pelaku langsung bursa efek pasar modal, Natanael Beny Prasetyo mengungkapkan, pasar modal merupakan salah satu indikator perekonomian suatu negara.

”Dia juga dapat menjadi alternatif investasi keuangan, yang mudah digunakan bagi semua kalangan terutama mahasiswa,” ucap dia, yang tak henti terus mengajak mahasiswa untuk
meningkatkan literasi berkait pentingnya pasar modal untuk peningkatan investasi.

Seminar dihadiri sekitar 506 peserta dari mashasiswa perguruan tinggi tersebut, dan pelajar SMA/SMK di Kota Tegal, tamu undangan dari Pemkab/Pemkot Tegal, serta kalangan UMKM, pun cukup memancing banyak pertanyaan.

Apalagi moderator juga memberikan dua test bagi peserta, diakhir acara. Pertama berupa Pre-test dan kedua Post-Test mengenai pasar modal. Peserta peraih skor terbaik dalam tes itu, mendapatkan hadiah menarik dari panitia.(Riyono Toepra-red07)

BERITA LAINNYA