Take a fresh look at your lifestyle.

Laki-laki Paruhbaya Ditemukan Tewas di Bundaran Jetayu

151
  • Saat Ditemukan Dalam Kondisi Duduk di Kursi Taman

PEKALONGAN – Seorang laki-laki paruhgaya ditemukan tewas di kawasan Bundaran Jetayu Kota Pekalongan, tepatnya kawasan Taman Landmark Batik, Senin (10/3) sekitar pukul 11.00 Wib. Saat ditemukan, dalam kondisi duduk di kursi taman, dengan mengenakan pakaian batik dan bersarung. Korban kali pertema ditemukan oleh salah satu pedagang yang berjualan di kawasan Bundaran Jetayu. Tidak ditemukan identitas pasti yang melekat pada jasad korban. Korban sendiri diperkirakan berusia 60 tahun.

Menurut Eka (30), salah satu pedagang di kawasan Bundaran Jetayu mengaku, korban tiap harinya diketahui seorang peminta-minta, kadang pula jadi juru parkir. Dirinya menjelaskan, kali pertama korban diketahui tampak duduk di kursi taman, dalam keadaan tertidur. Namun setelah didekati, dan dibangunkan beberapa kali korban justru tak bergerak. Maka, pihaknya berinsiatif melaporkan kejadian dimaksud ke instansi terkait. Setelah dilakukan pemeriksaan, korban diketahui sudah dalam keadaan meninggal dunia.

“Korban diketahui duduk di kursi taman sejak semalam, Minggu (9/3) malam. Hingga pagi hari hingga siang, posisi korban tidak beranjak, belakangan korban ternyata sudah meninggal dunia,” tutur Eka. Untuk mengetahui penyebab pasti tewasnya korban, petugas kepolisian Polres Pekalongan Kota, mengevakuasi korban untuk dilakukan visum di RSUD Bendan Kota Pekalongan. Bahkan, sebelum dievakuasi, petugas memasang garis polisi di tempat kejadian perkara (TKP).

Mendengar kabar penemuan orang meninggal itu, warga berduyun-duyun memadati kawasan Bundaran Jetayu. Maklum, kawasan itu merupakan area publik yang berada di tengah kota dan merupakan pusat keramaian. Kanit II Satreskrim Polres Pekalongan Kota, Ipda Basuki yang datang ke TKP menyatakan, untuk mengetahui penyebab pasti tewasnya korban, jasadnya dibawa ke RSUD Bendan Kota Pekalonga, guna dilakukan visum. Menurutnya, berdasarkan pemeriksaan luar, tidak ditemukan adanya tanda-tanda penganiayaan dalam tubuh korban. Bahkan, kata dia, tidak ditemukan identitas pasti dalam tubuh korban. (Kuswadi/Red9)

BERITA LAINNYA