Take a fresh look at your lifestyle.

Kurang dari Dua Jam  Polsek Sumpang Ungkap Curanmor

208

TEGAL – Hanya dalam waktu kurang dari dua jam, kasus pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) dapat diungkap jajaran Unit Reskrim Polsek Sumurpanggang (Sumpang) Polres Tegal Kota.

Pengungkapan itu berawal dari laporan korban pencurian, seorang pelajar beralamat di Jl Rogojampi, Kelurahan/Kecamatan Margadana, Nursidik (17), ke Mapolsek Sumpang. Dia melaporkan sepeda motor Suzuki Satria FU merah hitam G-2428-DN, hilang saat diparkir tak jauh dari warung es Bu Entuti, di Jl Demak, Kelurahan Margadana, sekitar pukul 21.30, Senin (5/8).

”Korban begitu tahu sepeda motornya hilang, cepat melapor ke Mapolsek Sumpang. Dan kami langsung menindaklanjuti dengan menerjunkan tim khusus dari Unit Reskrim untuk melacak keberadaan motor korban,” terang Kapolsek Sumpang Kompol Suwartoyo, Senin (12/8).

Personel Unit Reskrim Polsek Sumpang saat mendatangi lokasi curanmor, mendapatkan keterangan sejumlah saksi yang melihat sepeda motor korban, didorong seseorang ke arah Terminal Bus Kota Tegal. Dari hasil pelacakan, akhirnya motor curian itu berada di tempat penitipan motor di dekat terminal bus itu. Tim Unit Reskrim pun mendapatkan keterangan ciri-ciri siapa sosok penitip motor tersebut.

Sampai akhirnya ada kepastian, identitas orang yang dicurigai sebagai pelaku curanmor. Personel reserse polsek tersebut kemudian mendatangi rumah seorang pemuda yang ditengarai sebagai pelakunya. Yakni Uki Aji Aryo (26) alias Toglek, warga Jl Demak, yang rumahnya tak jauh dari lokasi kejadian.

”Saat kami datang ke rumahnya, pelaku masih tidur. Kemudian setelah dikonfirmasi dan ada saksi yang melihatnya, pelaku mengaku jika yang bersangkutan telah menitipkan motor curian di tempat penitipan motor,” tandas dia, saat konferensi pers atau gelar pengungkapan kasus itu, bersama Kapolres Tegal Kota AKBP Siti Rondhijah SSi di Mapolres Tegal Kota, Senin (12/8).

Turut Membantu
Menurut Kapolres, setelah menangkap satu orang yang diduga pelaku, bernama Uki Aji Aryo (26) alias Toglek, ternyata ada satu pelaku lagi yang ternyata turut membantu pencurian sepeda motor itu.
Malam itu juga, tim bergerak cepat dan menangkap rekan Toglek, Irfan Fauzi (24), warga Kelurahan/Kecamatan Margadana, Kota Tegal. ”Kami juga mengamankan sepeda motor Yamaha Vixion hitam B-6622-BKJ yang digunakan untuk sarana curanmor ini,” terang Kapolres Tegal Kota.

Berdasarkan pengembangan penyidikan, kasus curanmor itu berawal ketika tersangka Toglek melihat sepeda motor korban parkir di dekat warung Es Bu Entuti, dengan kunci kontak masih berada di kendaraan.

Tersangka kemudian mendorong motor itu dan dititipkan di tempat penitipan motor di dekat terminal bus. Kemudian rekan tersangka, Irfan Fauzi bertugas mengawasi di sekitar lokasi pencurian dan penitipan motor, dengan duduk di atas sepeda motor Yamaha Vixion hitam B-6622-BKJ. ”Ya ini kalau seandainya ketahuan, saya siap kabur naik motor Fauzi,” ucap Toglek kepada Kapolres Tegal Kota dan Kapolsek Sumpang.

Di sisi lain, kedua pelaku memang sempat ada pesanan dari warga Slawi, Kabupaten Tegal, untuk mencari sepeda motor Suzuki Satria FU. Karena ada pengakuan seperti itu, kasus curanmor yang terungkap sepekan lalu, akhirnya baru dirilis Senin (12/8).

Karena penyidik tengah memburu pemesan motor tersebut, yang diduga sebagai penadah sepeda motor curian. Sementara itu, motif kedua pelaku mencuri motor, akan dijual murah dan uangnya untuk memenuhin kebutuhan hidup sehari-hari.

(Rio Toepra/ red2)

BERITA LAINNYA