Take a fresh look at your lifestyle.

Kunker, Komisi II Pastikan Penyerapan Anggaran Covid19 di Bidang Kesehatan

153

KAJEN– Guna mendorong percepatan pembangunan daerah agar berjalan lancar sesuai perencanaan yang ditetapkan, Komisi II DPRD Kabupaten Pekalongan memastikan penyerapan anggaran covid19 di Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan pada kunjungan kerja hari ini (10/6) ke Puskesmas Werdi Wiradesa Kabupaten Pekalongan.

Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Pekalongan Sumarrosul mengatakan, pada kunjungan kali ini pihaknya mempertanyakan penyerapan anggaran sekitar Rp 11 miliar di bidang kesehatan yang diperuntukkan penanganan covid19 di Kabupaten Pekalongan.

“Kami pantau atau cek hasil penyerapan anggarannya bagaimana di lapangan. Harapannya tidak ada penyalahgunaan anggaran, karena ini diperuntukkan penanganan kebencanaan covid19,” katanya.

Dikatakannya, dari hasil pantauan tim untuk pelayanan dan penyerapan anggaran sudah bagus meski secara administrasi belum terlaporkan, hanya saja ada beberapa masukan. Diantarannya yakni fasilitas penunjang seperti wifi dan air bersih harus diperhatikan untuk layanan pasien, serta melakukan solusi secara bijak ketika ada permasalahan tentang tenaga kerja kesehatan.

“Masukan-masukan yang kami berikan diharapkan bisa ditindaklanjuti demi kelancaran bersama.Untuk permasalahan relawan tenaga kesehatan yang belum digaji juga diharapkan bisa ada talangan dulu, agar mereka bisa mencukupi kebutuhan keluarga,” katanya bersama seluruh jajaran.

Sementara itu menanggapi hal tersebut, Kepala  Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan Setiawan Dwi Antoro mengatakan, penyerapan anggaran kesehatan untuk covid19 memang masih dilakukan dinas kesehatan. Namun untuk kelengkapan administrasi sebagian belum dilaporkan, tapi semuannya telah terserap.

“Terimakasih telah mengingatkan kami. Untuk layanan wifi sudah disediakan sejak awal, sementara untuk layanan air bersih memang sebelumnya memang terjadi kendala, tapi kini sudah lancar. Untuk gaji para relawan tenaga kesehatan non PNS sudah dianggarkan, tinggal menunggu kelengkapan administrasi lainnya. Karena sudah direncanakan pencairannya menjadi satu dengan tenaga medis PNS,” paparnya. (Siti Masithoh/Red11)

 

 

BERITA LAINNYA