Take a fresh look at your lifestyle.

Ketangkap Curi Burung, Seorang Pemuda Gagal Menikah

306

PEKALONGAN – Zahrul Ulum (24), warga Kelurahan Jenggot, Kecamatan Pekalongan Selatan, Kota Pekalongan ditangkap anggota Satreskrim Polres Pekalongan Kota, karena mencuri tiga ekor burung milik warga di daerah Pekalongan Selatan. Akibat perbuatannya, Zahrul yang sudah meminang kekasihnya itu, habis Lebaran Idul Fitri mendatang sudah merencanakan pernikahannya. Kapolres Pekalongan Kota AKBP Egy Andrian Suez menjelaskan, perbuatan itu dilakukan oleh tersangka bersama satu temannya yang saat ini masih buron. Dijelaskan, bahwa pencurian itu terjadi pada Rabu (11/3) sekira pukul 12.00 Wib. Menurutnya, ada dugaan kuat kalau aksi pencurian itu sudah direncanakan sebelumnya. “Kedua pelaku diduga sudah survei lokasi rumah yang akan dijadikan sasaran terlebih dahulu, sebelum akhirnya menjalankan aksinya,” terang Kapolres, dalam konferensi pers di Mapolres setempat, baru-baru ini.

Tersangka yang berprofesi sebagai nelayan itu juga paham dengan harga jual ketiga burung yang dicuri itu cukup mahal, total mencapai lebih dari Rp 6 juta. Ketiga burung yang dicuri itu terdiri dari dua ekor murai batu medan dan satu ekor cucak hijau. Peristiwa itu, berawal ketika pelaku bersama satu temannya berinisial Z pada pukul 11.00 minum-minuman keras. Kemudian, kedua pelaku berniat mencuri burung yang ada di sebuah rumah warga yang lokasinya berada di sebelah rumah kakek dari teman tersangka. Dengan mengendarai sepeda motor, mereka sampai di lokasi sasaran. Rumah yang disasar tak lain merupakan rumah kontrakan yang ditempati warga yang juga menjadi joki yang menerima titipan burung milik orang lain. Setibanya di lokasi, satu pelaku memanjat tembok pembatas antar rumah setinggi kurang lebih satu meter dan masuk lewat pintu belakang dengan cara membuka pintu secara paksa. Pelaku kemudian mengambil satu burung berikut satu sangkar lalu dibawa ke luar. Itu dilakukan pelaku hingga tiga ekor burung berhasil diambil.

Setelah itu, ketiga burung itu dimasukkan ke dalam kantong bekas kertas semen, sementara sangkar burung ditinggal di lokasi. Kedua pelaku kemudian kabur dari lokasi. Akibat kejadian tersebut, korban melaporkan kejadian itu ke Polres Pekalongan Kota. Dari penyelidikan, memeriksa saksi dan melihat rekaman cctv, akhirnya kasus itu berhasil diungkap. “Satu orang tersangka berhasil ditangkap, sedangkan satu lainnya masih DPO,” imbuh Kapolres. Sementara, tersangka mengaku aksi pencurian itu dilakukan karena butuh uang setelah mereka berdua pulang dari bekerja sebagai nelayan. “Kami kembali dari kerja di laut sebagai nelayan, tidak punya uang. Lalu kepikiran untuk mencuri burung. Burung itu saya ambil satu persatu, kemudian saya masukkan ke kantong kertas semen,” tuturnya, Bahkan, tersangka habis Lebaran Idul Fitri mendatang, berencana akan melangsungkan pernikahan dengan gadis pujaaanya, tetapi akibat perbuatannya batal dilaksanakan. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka berikut barang buktinya sudah diamankan di Mapolres Pekalongan Kota. Tersangka akan dijerat dengan Pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal tujuh tahun. (Kuswandi/Red9)

BERITA LAINNYA