Take a fresh look at your lifestyle.

Kemenag Salurkan Zakat Infak Bagi Honorer di Madrasah

144

KAJEN- Sebagai wujud kepedulian terhadap sesama khususnya yang membutuhkan seiring pendemi Covid19 di Kabupaten Pekalongan, Kementerian Agama Kabupaten Pekalongan menyalurkan dana yang bersumber dari zakat dan infak kepada guru-guru honorer di madrasah.
“Kali ini kami menyalurkan zakat infak dan penyerahan bantuan dari Gugus Tugas Kemenag RI serta sumbangan dari Aparatur Sipil Negara (ASN) sekitar Rp 500 juta yang secara keseluruhan digunakan untuk upaya penanggulangan dampak Covid19,” kata Kepala Kemenag Kabupaten Pekalongan Kasiman Mahmud Desky.
Ia mengatakan, dari anggaran yang ada itu sebagian besar digunakan untuk membantu guru honorer di seluruh madrasah di Kabupaten Pekalongandan dan guru pendidikan agama Islam di sekolah-sekolah umum senilai sekitar Rp 302 juta.
“Dengan jumlah penerimanya 2.600 orang terdiri atas 1.800 orang guru honorer 800 untuk warga kurang mampu,” katanya.
Dikatakannya, selain itu pihaknya juga menyalurkan bantuan penanggulangan Covid19 dari Kemenag Pusat senilai Rp 46 juta guna diberikan kepada honorer di lingkungan kemenag sekitar 230 orang.
“Untuk mempercepat pendistribusian dan mempermudah jangkauan, bantuan ini disalurkan ke empat posko yakni di KUA yang ada di Doro, Buaran, Kedungwuni dan Wiradesa. Rencananya penyaluran akan berlangsung higga Kamis mendatang,” jelasnya.
Dijelaskannya, bantuan yang diberikan ini berupa paket sembako senilai Rp 100 ribu untuk guru honorer. Sementara yang dari Kemenag RI berupa paket sembako senilai sekitar Rp 200 ribu.
“Tidak hanya itu Kemenag Kabupaten Pekalongan melalui dana zakat infak yang terkumpul juga memberikan bantuan senilai Rp 140 juta ke Kemenag RI untuk penanggulangan covid19 di dua rumah sakit haji dan UIN Syarif hidayatullah. Hal ini karena wabah perlu ditangani dengan cepat,” ucapnya.
Menurutnya, meski bantuan yang diberikan tidak seberapa namun ini sebagai wujud kepedulian kepada sesama yang membutuhkan.”Alhamdulillah untuk pegawai kemenag sendiri kesadaran dalam berzakat dan berinfak cukup tinggi. Bahkan dalam setahun ada Rp 1,7 miliar yang diterima.Mudah-mudahan ke depan kami bisa terus memberikan manfaat,” tambahnya. (Siti Masithoh/Red11)

BERITA LAINNYA