Take a fresh look at your lifestyle.

Kegiatan Belajar Mengajar di Rumah Diperpanjang Hingga 13 Juni

SLAWI-Pelaksanaan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) dengan mekanisme  belajar dari rumah peserta didik pada satuan pendidikan di Lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tegal kembali diperpanjang.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tegal, Akhmad Was’ari menyampaikan, KBM dengan mekanisme belajar dari rumah diperpanjang hingga 13 Juni 2020.

Kebijakan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 800/04/59002 tentang perpanjangan pelaksaan work from home (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pelaksanaan belajar dari rumah serta layanan pendidikan dalam masa darurat corona virus disease (Covid-19) pada satuan pendidikan di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tegal tanggal 29 Mei 2020.

Dalam surat edaran tersebut, disebutkan pula perpanjangan pelaksanaan tugas kedinasan dengan bekerjadi rumah/tempat tinggalnya (work from home) untuk Aparatur Sipil Negara (ASN) termasuk pendidik dan tenaga kependidikan diperpanjang sampai dengan tanggal 4 Juni 2020, dan akan dievaluasi sesuai kebutuhan.

Was’ari mengatakan, kebijakan ini diambil berdasarkan Surat Edaran Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 57 Tahun 2020 tentang Perubahan Keempat Atas Surat Edaran Menteri Pendayagunaan Apaatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 19 Tahun 2020 tentang Penyesuaian Sistem Kerja Aparatur Sipil NegaraDalam Upaya Pencegahan Penyebaran Covid-19 di Lingkungan Instansi Pemerintah.

Selain itu, Surat Edaran Bupati Tegal Nomor: 800/26/2154/2020 Perubahan Keempat Surat Edaran Nomor: 800/1455   tentang Pelaksanaan Sistem Kerja Aparatur Sipil Negara Dalam Upaya Pencegahan Penyebaran Covid-19 di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Tegal dan Sistem Perpanjangan Work From Home, serta Surat Edaran Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tegal Nomor: 800/04/58241 tentang Perubahan Atas Surat Edaran Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tegal Nomor: 800/04/58115 tentang Pelaksanaan Sistem Kerja Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Pelaksanaan Layanan Pendidikan Dalam Masa Darurat Covid-19 di Lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tegal.

“Dengan perpanjangan KBM mandiri , Kepala Satuan Pendidikan agar menyesuaikan sistem kerja yang dilakukan di lingkungan kerjanya masing-masing tidak mengganggu kelancaran penyelenggaraan pelayanan pendidikan kepada masyarakat,”jelasnya.

Sementara itu, Koordinator Wilayah Pendidikan dan Kebudayaan Kecamatan dan Pengawas  Sekolah melaksanakan monitoring pelaksanaan KBM dengan mekanisme belajar di rumah.

Mempersiapkan pelaksanaan pembelajaran menuju kenormalan baru (new normal) dengan menggunakan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di unit  kerjadan satuan pendidikan. Diantaranya  dengan menyediakan tempat cuci tangan dengan jumlah proporsional, menyediakan disinfektan untukpenyemprotan ruang belajar, laboratorium, kantor, musala, mebelair, dan peralatan lain, serta menyediakan sanitizer apabila tidak dijumpai air.

Menyiapkan spanduk /banner berisi imbauan kewajiban memakai masker, cuci tangan dengan menggunakan air mengalir dan sabun cair serta menjaga jarak minimal 1-2 meter.

“Apabila memungkinkan disiapkan thermo gun dan alat pelindung diri (APD) berupa masker , pelindung wajah (face shield), pelindung mata (googles), sarung tangan , hazmat dan peugas khusussiaga Covid-19 pada masing-masing unit kerjadan satuan pendidikan untuk persiapan penanganan awal apabila terjadi kondisi darurat. Semua warga belajar juga wajib memakai masker,”imbuhnya.

Sementara itu, bagi pengawas sekolah, pendidik dan tenaga kependidikan tetap melaksanakan tugas mengajar /melatih secara online dengan pendekatan strategi, metode, teknik, taktik dan model pembelajaran sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan masing-masing satuan pendidikan.

Adapun pembelajaran di satuan pendidikan menuju kenormalan baru terkait dengan pengaturan ruang belajar, jumlah peserta didik, jumlah jam pelajaran, model pembelajaran, media pembelajaran dan protokol kesehatan akan diberitahukan lebih lanjut. (Sari/Red-06))

BERITA LAINNYA