Take a fresh look at your lifestyle.

Kabur dari RS di Jakarta, Pemudik Positif Covid-19 Dijemput Tim Medis

356

BREBES – Seorang pemudik yang terkonfirmasi positif virus korona (Covid-19) asal Kecamatan Tanjung, Kabupaten Brebes, terpaksa dijemput tim medis untuk di bawa ke RSUD Brebes, Sabtu (23/5) malam. Penjemputan itu dilakukan menyusul adanya laporan, jika yang bersangkutan telah dinyatakan positif oleh salah satu Rumah Sakit (RS) di Kemayoran, Jakarta. Parahnya lagi, yang bersangkutan diketahui kabur saat dikarantina di rumah sakit tersebut, dan pulang kampung halamannya di Kecamatan Tanjung.

Informasi yang didapat di lapangan, sedianya yang bersangkutan dirawat di salah satu rumah sakit di Kemayoran, Jakarta. Namun, yang bersangkutan melarikan diri dan nekat untuk pulang kampung pada, Rabu (20/5) lalu. Setibanya di kampung halaman, yang bersangkutan tidak melaporkan diri ke Satgas Covid-19 setempat. Selama tiga hari di kampung halaman yang bersangkutan sudah pergi ke beberapa tempat.

Sementara hasil swab tes dari RS Kemayoran yang keluar pada Sabtu (23/5) menunjukan positif corona. Dari informasi tersebut, pihak desa telah melaksanakan koordinasi melalui telpon dengan pihak RS Kemayoran dan didapatkan hasil bahwa yang bersangkutan adalah benar kabur dr RS Kemayoran selama menunggu hasil swab keluar.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes, dr Sartono melalui Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Imam Budi Santoso mengatakan, saat ini yang bersangkutan sudah dirawat di RSUD Kabupaten Brebes, berada di ruang isolasi.”Iya yang bersangkutan sudah dirawat di ruang isolasi di RSUD Brebes,” ujarnya.

Dia menjelaskan, informasi dari RS Kemayoran, Jakarta, benar bahwa sesuai hasil tes swab yang bersangkutan positif terpapar korona. Hasil itu akan dikomunikasikan oleh tim dokter yang merawat. “Dokter yang merawat akan berkomunikasi dulu. Jika bukti tertulis sudah ada, maka dokter akan melakukan langkah sesuai dengan SOP,” terangnya.

SOP yang dimaksud, kata dia, yakni akan melakukan tracking di lingkungan kediaman korban. Selain itu, pihaknya juga akan melakukan rapid test kepada keluarga dan orang yang satu mobil dengan korban saat pulang kampung.

“Selain melakukan tracking, kami juga akan memberikan vitamin c kepada keluarga dan orang yang satu mobil dengan yang bersangkutan,” pungkasnya.

(setiawan-red2)

BERITA LAINNYA