Take a fresh look at your lifestyle.

Jong Java Harley Davidson Tegal Raya Bagikan Masker dan Wastafel Portabel

228

TEGAL – Tergugah akan keselamatan masyarakat sekitar dalam pandemi Covid-19, sebuah komunitas motor gede (Moge) Jong Java Harley Davidson Tegal Raya membagikan ribuan masker dan nasi bungkus kepada warga, Sabtu (18/4) siang.

Tak hanya itu, para pehobi motor di atas 1.000cc ini turut membagikan tiga unit tempat cuci tangan (wastafel) portabel yang terbuat dari tandon berkapasitas 520 liter. Ketiga tempat cuci tersebut ditempatkan di pintu masuk Masjid Agung Kota Tegal, pintu masuk Mapolres Tegal Kota dan pintu masuk Pasar Pagi, Kota Tegal.

Dalam praktiknya, puluhan anggota Jong Java terlebih dulu membagikan masker dan nasi bungkus kepada petugas jaga di tiga pintu masuk menuju Kota Tegal. Ketiga lokasi tersebut berada di Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Perintis Kemerdekaan dan Jalan Proklamasi.

Selain kepada petugas jaga, masker dan nasi bungkus dibagikan secara cuma-cuma kepada abang tukang becak, pengemudi ojek online dan kaum duafa di sepanjang perjalanan.

“Semoga aksi ini dapat bermanfaat bagi warga masyarakat dalam menghadapi pandemi Covid-19. Mari kita sama-sama menjaga kesehatan, sehingga dapat terhindar dari bahayanya virus ini,” ungkap Ketua Jong Java Harley Davidson Tegal Raya, Dimas Setiawan disela kegiatan.

Dalam kesempatan itu, Dimas juga berpesan agar masyarakat mau membiasakan diri hidup bersih. Selalu waspada dan menjaga jarak aman sesuai dengan apa yang telah dianjurkan oleh pemerintah. Tak terkecuali, membiasakan hidup sehat dengan rajin cuci tangan pakai sabun.

Anggota Jong Java Harley Davidson Tegal Raya mengangkat wastafel portabel yang akan dipasang di depan Masjid Agung Kota Tegal. SMpantura/ Haikal

Ihwal penempatan tiga tempat cuci tangan portabel itu, pihaknya berharap dapat dimanfaatkan masyarakat setempat. Khususnya bagi para jemaah yang akan melaksanakan ibadah di Masjid Agung, para warga yang keluar masuk Pasar Pagi dan para personel Kepolisian yang bertugas di Mapolres Tegal Kota.

“Kami berharap, akan ada aksi sosial untuk masyarakat yang bisa dilakukan komunitas lain. Sebab, dengan bergotong royong dan memupuk rasa optimisme, wabah ini akan bisa diatasi dengan bijak tanpa ada kepanikan,” bebernya.

Menanggapi PSBB di Kota Tegal, komunitasnya mengaku mendukung kebijakan dari Pemerintah. Kendati nantinya akan ada banyak akses yang dibatasi. Namun, kesemuanya itu demi keselamatan hajat hidup orang banyak.

“Kami mendukung apa-apa yang sudah diputuskan. Harapannya, semoga pandemi ini segera berakhir dan kita dapat beraktivitas kembali seperti biasa,” tutupnya. (Haikal/red10)

BERITA LAINNYA