Take a fresh look at your lifestyle.

Jelang PSBB, Aktifitas Nelayan Tegal Masih Normal

171

TEGAL – Menjelang pemberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), aktifitas para nelayan di Kota Tegal masih normal. Aktifitas melaut maupun proses lelang masih berjalan normal, namun apabila saat PSBB diterapkan diperkirakan ada pembatasan jam untuk lelang hasil tangkapan.

“Saat ini memang sudah ada sosialisasi terkait dengan rencana peberapan PSBB di Kota Tegal yang dilakukan oleh pemerintah kota. Namun hingga saat ini, kegiatan nelayan dan aktifitas di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Tegalsari, maupun TPI lainnya masih berjalan seperti biasa namun tetap menerapkan prosedur kesehatan, untuk mengindari penularan virus Covid-19,” ujar Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kota Tegal, Riswanto, kemarin.

Dia mengatakan, apabila nelayan melakukan aktifitas melaut secara tidak langsung sudah melakukan pembatasan pergaulan atau social distancing. Hal itu disebabkan mereka apabila sudah berada di laut, otomatis bergaulanya dengan orang satu kapal, sehingga lebih aman tidak terpapar virus Covid-19. Mereka yang melaut khususnya kapal yang ukuran besar hingga dua minggu bahkan sampai satu bulan di laut. Untuk kapal atau perahu ukuran 10 Gross Ton (GT) ada yang satu hari melaut atau one day fishing.Kapal ukuran 30 GT melautnya antara 15 hari hingga 20 hari, sedangkan kapal ukuran 30 GT lama melautnya sampai satu bulan. Terkait dengan aktifitas lelang pada saat penerapan PSBB pihaknya belum mengetahui kebijakan yang akan diterapkan. Diperkirakan tetap ada kegiatan lelang, tetapi waktu lelang ada pembatasan.

“Terkait dengan pelaksanaan PSBB, pemerintah Kota Tegal terus melakukan sosialisasi pada masyarakat. Bahkan distribusi logistik untuk masyarakat sudah dilakukan, hal itu dilakukan sebagai salah satu persiapan saat penerapan PSBB,” tandas Wakil Walikota Tegal, Muhamad Jumadi.

Ia mengatakan, Surat Keputusan Kementerian Kesehatan terkait penetapan PSBB untuk Kota Tegal itu bernomor HK.01.07/MENKES/258/2020 tentang Penetapan Pembatasan Sosial Berskala Besar di Wilayah Kota Tegal Provinsi Jawa Tengah. Dengan keputusan itu maka Pemerintah Kota Tegal wajib melaksanakan PSBB sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan dan secara konsisten mendorong dan mensosialisasikan pola hidup bersih dansehat kepada masyarakat.
Selanjutnya, PSBB itu diiaksanakan selama masa inkubasi terpanjang dan dapat diperpanjang jika masih terdapat bukti penyebaran COVID-19, sedangkan untuk pemberlakuan dimulai pada tanggal ditetapkan.(Joko Widodo/Red_03)

BERITA LAINNYA