Take a fresh look at your lifestyle.

Jaga Kedaulatan NKRI, Puluhan Kapal Nelayan Tegal Siap ke Natuna

207

TEGAL –  Puluhan kapal nelayan asal Pantai Utara (Pantura) Kota Tegal siap diberangkatkan ke Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) Perairan Natuna. Hal itu dilakukan untuk mengisi kekosongan di Natuna, menyusul memanasnya situasi di perairan tersebut antara Pemerintah RI dengan Tiongkok. Dalam waktu dekat, tim yang yang dibentul Kemenkopolhukam akan turun ke daerah-daerah di Pantura, untuk mengidentifikasi kapal-kapal yang akan diberangkatkan ke Natura.

“Para nelayan di Tegal siap sedia untuk berangkat ke perairan Natuna,” kata Ketua HNSI Kota Tegal, H Riswanto, ditemui di Pelabuhan Perikanan Tegalsari Kota Tegal, Selasa (21/1).

Dikatakan, hasil rapat koordinasi (rakor) bersama Deputi IV Kemenkopolhukam pekan lalu, disepakati kapal yang akan diberangkatkan menuju Wilayah Pengelolaan Perikanan (WPP) 711 terlebih dahulu akan diidentifikasi oleh tim tersebut.

“Dari rakor minggu lalu, telah terbentuk tim yang dibawahi Kemenkopolhukam. Tim tersebut nanti akan turun ke daerah-daerah di Pantura, guna mengidentifikasi kapal-kapal yang akan diberangkatkan, ” terangnya.

Lebih lanjut dikatakan, Aliansi Nelayan Indonesia (ANI), Paguyuban Nelayan Kota Tegal (PNKT) dan Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) menyambut baik momen nasional itu. Ihwal penolakan nelayan lokal di Natuna, Riswanto membeberkan hal tersebut. Namun, permasalahan tersebut telah diselesaikan pemerintah. Sejumlah kesepatakan juga diakui telah dicapai demi kemaslahatan bersama.

“Mereka sangat mendorong kebijakan pemerintah dengan rencana menggerakkan nelayan Jawa Tengah ke Natuna dan menjaga kedaulatan NKRI,” ujarnya.

Ditambahkan, sampai Selasa (21/1) pihaknya masih menunggu kebijakan yang akan diterapkan tersebut. Guna mempersiapkannya, sejumlah nelayan dan pemilik kapal di Kota Tegal telah dikumpulkan. Sementara, untuk kuota kapal yang akan diberangkatkan, hanya berjumlah 50 unit saja. Padahal, sebelumnya pemerintah menjanjikan mengirimkan 120 kapal nelayan Pantura ke Natuna.

“Kota Tegal diberi kuota 20-30 kapal dengan ukuran kapal di atas 100 gross ton (GT). Tapi, kami belum tahu jumlahnya akan bertambah atau justru akan berkurang. Masih menunggu regulasi,” ujar Riswanto. (Wiwit/red03)

 

BERITA LAINNYA