Take a fresh look at your lifestyle.

Ikuti Ujian Online, Dua Siswa Kerjakan di Sekolahan

- Tak Punya Peralatan

179

KAJEN – Pelaksanaan ujian sekolah untuk kelulusan bagi murid kelas IX atau 3 tingkat SMP sederajat serentak diselenggarakan secara online mulai kemarin pagi. Sistem ujian ini dilakukan karena adanya wabah covid 19 sehingga dalam pelaksanaannya, murid mengerjakan soal-soal ujian sekolah di rumahnya masing-masing. Walau begitu, di MTS Negeri 1 Pekalongan yang berlokasi di Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan, pada saat ujian berlangsung ada dua siswanya mengerjakan soal di sekolah.
Kepala MTS Negeri 1 Pekalongan, H Muklisin ketika ditemui sejumlah wartawan menjelaskan sebanyak 232 siswa kelas IX menjadi peserta ujian sekolah sistem daring atau online. Khusus dua siswanya yang datang ke sekolah saat ujian, lantaran tidak punya peralatan khusus online, utamanya handphone.
”Karena mereka harus mengikuti ujian madrasah (ujian sekolah untuk kelulusan_red), maka kami bantu melakukannya di sekolah dan peralatannya dipinjami menggunakan laptop serta jaringan internet yang ada di sini,” tegasnya.
Saat mengerjakan soal di sekolah, pihaknya tetap menerapkan SOP pencegahan covid 19 yakni sosial distancing. Jarak antara kedua muridnya berjauhan dan sebelum masuk ke ruangan telah menggunakan hand sanitizer.
Lebih lanjut Mukhlisin menjelaskan ada 15 mata pelajaran dalam ujian sekolah di MTSN 1 Pekalongan dan setiap harinya mengerjakan dua mata pelajaran mulai Senin (6/4) sampai Selasa (14/4). Dia yakin, meski aru kali pertama melakukan ujia sekolah secara online, namun para siswanya bisa menjalankannya dengan baik. Sebab sebelum ujian berlangsung, pihak sekolah telah melakukan simulasi ujian sistem daring supaya para siswa tidak kesulitan saat mengikuti dan mengerjakan soal ujian.
Selanjutnya dijelaskan, dalam mengerjakan kegiatan tersebut pihaknya telah membuat link atau tautan khusus melalui internet sehingga para siswa bisa membuka melalui handphone. Di link tersebut nantinya siswa diminta mengisi nama, kelas, nomor absen sebagai peserta ujian dan menuliskan kode atau token khusus. Kemudian peserta ujian mengikuti sejumlah perintah yang ada di tautan itu, misalnya cara menjawab soal dan lain-lain.
”Kami berharap pelaksanaan ini bisa terlaksana dengan baik dan para siswa tidak ada kendala dalam mengerjakan ujian dengan sistem online seperti ini,” harapnya.
Mengenai wabah covid 19 yang kini masih membuat masyarakat cukup ketakutan, Mukhlisin mengatakan supaya bisa diambil hikmahnya. Selama ini, pelaksanaan ujian sekolah para peserta atau siswa mengerjakan soal berhadapan langsung dengan soal-soal di sekolah. Namun karena ada wabah tersebut, ternyata bisa menggunakan kecanggihan tekhnologi yaitu siwa tak perlu datang ke sekolah untuk mengerjakan soal ujian, namun bisa dkerjakan di rumah. (Achid Nugroho/R8 )

BERITA LAINNYA