Take a fresh look at your lifestyle.

Haru Bahagia Pengasong Terminal Tegal di Tengah Pandemi

Lulus Kejar Paket C

274

TEGAL – Raut wajah bahagia nampak terlihat dari pelajar yang juga pedagang asongan di Terminal Kota Tegal, Senin (4/5) siang. Di tengah ketidakpastian pandemi Covid-19, para pelajar Kejar Paket C di Pusat Kegiatan Belajar Mengajar (PKBM) Sakila Kerti ini dinyatakan lulus.

Pengelola TBM Sakila Kerti, Dr Yusqon mengatakan, lulusan tahun ini merupakan tahap yang kedua, dengan jumlah siswa delapan orang. Sebelumnya, Sekolah Terminal ini berhasil meluluskan 18 warga belajar Paket C.

Dijelaskan Yusqon, pelajarnya itu sebagian besar merupakan pedagang asongan, awak bus atau warga yang kesehariannya mencari nafkah di Terminal Bus Tipe A Kota Tegal. Pihaknya mengaku bangga, sebab keberadaan sekolah yang bermula TBM sejak 2011 itu bisa menghasilkan pelajar yang berprestasi.

“Besar harapan kami, ilmu yang didapatkan bermanfaat bagi pelajar dan siapapun. Keberadaan Sekolah Terminal ini juga mudah-mudahan bisa diimplementasikan di tempat lain dengan model pendidikan Ladis’song Malam atau Layanan Dengan Inovasi Simultan Bagi Pengasong Dan Masyrakat Lansia Terminal,” bebernya.

Berkesempatan menyerahkan pengumuman hasil ujian, Wakil Wali Kota Tegal, Muhamad Jumadi yang didampingi Plt Kepala Disdikbud Kota Tegal, Ismail Fahmi. Mereka mengucapkan selamat kepada warga belajar yang lulus mendapatkan keberkahan Ramadan.

Fahmi berharap, lulusan Sekolah Terminal mempunyai semangat untuk melanjutkan pendidikan. Sebab, saat ini baik pendidikan formal dan non formal tidak ada perbedaan. Pihaknya pun mengaku takjub dengan para pelajar yang masih bersemangat untuk menuntut ilmu di usia yang tak lagi muda.

“Terus semangat, tidak ada pembeda. Misal untuk bekerja, ijazahnya pun sama, tidak ada pembeda,” ungkap Fahmi.

Sementara, dalam kesempatan tersebut, Muhamad Jumadi mengajak seluruh pelajar untuk selalu membaca. Kelulusan Paket C bagi warga belajar Sekolah Terminal, merupakan pijakan awal untuk melangkah ke jenjang yang lebih tinggi.

“Ini awal untuk bisa merubah, baik untuk diri sendiri juga wajah dunia,” papar Jumadi.

Pada kesempatan tersebut, Jumadi menceritakan masa kecilnya untuk bersekolah. Dirinya memilih bersekolah dibandingkan bekerja. Berkat ketekunan selama di sekolah mengantarkan menjadi Wakil Wali Kota. (Haikal/ red10)

BERITA LAINNYA