Take a fresh look at your lifestyle.

Generasi Milenial Jadi Gerakan Pendobrak Menolak Korupsi

- Bibit Samad ; Terus Sebarkan Apa Itu Korupsi

193

TEGAL – Mantan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Irjen Pol (Purn) Bibit Samad Riyanto MM, berharap generasi milenial yang diisi para pemuda, tumbuh menjadi gerakan pendobrak menolak korupsi di tanah air.

Di sisi lain, semangat menolak segala bentuk korupsi, juga perlu diperkuat dengan pengetahuan tentang apa itu korupsi. Baik berupa definisinya, hingga bentuk-bentuk perbuatan atau potensi yang dapat menimbulkan korupsi.

”Ini penting, agar gerakan atau semangat menolak segala bentuk tindakan korupsi dapat lebih terarah dan tidak melanggar hukum. Terpenting semangat menolak korupsi harus tetap dijaga dan terus ditingkatkan,” ucap dia, saat menjadi narasumber Focus Group Discussion (FGD) dan Deklarasi, yang digelar BEM Fakultas Hukum Universitas Pancasakti (UPS) Tegal, KNPI dan GMPK, di Gedung MKU 1 perguruan tinggi itu, Senin (23/12).

Narasumber lain dalam ”FGD dan Deklarasi” bertajuk ”Millenial Menolak Korupsi”, Dekan FH UPS Tegal Dr Achmad Irwan Hamzani dan Ketua KNPI Kabupaten Tegal Muhammad Ersal Aburizal MT.
Rektor UPS Tegal Dr Burhan Eko Purwanto MHum yang membuka kegiatan tersebut, pun berharap FGD tak hanya sebatas diskusi.

Tapi benar-benar ada tindaklanjut yang lebih nyata.
Bibit Samad Riyanto dalam diskusi tersebut, juga membeberkan empat hal tentang korupsi. Pertama apa itu korupsi. Kemudian bagaimana menanggulanginya, apa peran masyarakat dalam menanggulangi korupsi, dan terakhir bagaimana membawa bangsa Indonesia tanpa korupsi.

Penindakan Tegas

Menurut dia, mencegah korupsi memang penting. Seperti dengan penindakan tegas, maupun dengan sosialisasi dan pemahaman korupsi. Perbuatan korupsi adalah perbuatan melawan hukum, maupun penyalahgunaan kewenangan, kepentingan, dan kekuasaan, yang dapat merugikan keuangan negara.

Sebelumnya, Muhammad Ersal Aburizal MT juga membeberkan fakta sejarah tentang peran pemuda dalam perubahan bangsa. Mulai dari 28 Oktober 1928 saat deklarasi Sumpah Pemuda , era kemerdekaan pada yang puncaknya pada 17 Agustus 1945, hingga Gerakan Reformasi pada Mei 1998 dengan tumbangnya Orde Baru.

Fakta-fakta itu menunjukkan peran pemuda sangatlah penting sebagai pendobrak perubahan bangsa. Apalagi sekarang pemuda seperti dari kalangan mahasiswa, ormas maupun LSM, sangat antusias bersama-sama KPK menolak korupsi.

”Semangat ini memang harus terus dipupuk, dijaga dan ditingkatkan. Karena ditangan pemuda seperti ini, diharapkan dapat membawa Indonesia tanpa korupsi di era milenial sekarang,” ucap dia.

Kegiatan FGD kemudian ditutup dengan penandatangan pakta integritas ”Millenial Menolak Korupsi”, di atas sepanduk berwarna putih. Juga menandatangani ”Deklarasi Perangi Korupsi” yang berisi lima pernyataan penting.

Penandatangan deklarasi dilakukan Bibit Samad Riyanto yang didaulat sebagai Motivator Gerakan Antikorupsi, Dekan FH UPS Tegal Achmad Irwan Hamzani, Ketua KNPI Kabupaten Tegal Muhammad Ersal Aburizal MT, Ketua GMPK Kabupaten Tegal Fajar Sigit Kusuma Jaya dan Ketua BEM FH UPS Tegal Andika Febri Pratama.

Sedangkan penandatangan di sepanduk putih, selain dilakukan oleh mereka, juga pakar hukum FH UPS Tegal Dr Eddhie Praptono SH MH, dosen dan mahasiswa fakultas tersebut serta civitas akademika lainnya.(Riyono Toepra-red07)

BERITA LAINNYA