Take a fresh look at your lifestyle.

Gelapkan Belasan Mobil Rental, Pasutri di Brebes Diringkus Polisi 

37

BREBES, smpantura.com – Pasangan suami istri (Pasutri) siri di Kabupaten Brebes diringkus jajaran Polres Brebes, karena diduga telah menggelapkan belasan unit mobil rental, Kamis (25/11). Mereka menggelap mobil rental dengan modus menggadaikan mobil yang disewanya.

Kedua tersangka adalah Fakih Akbar (27) warga Desa Bangbayang, Kecamatan Bantarkawung, Brebes, dan Iis Purwati (27) Desa Bojong, Kecamatan Purbalingga, Kabupaten Purbalingga.

Kapolres Brebes AKBP Faisal Febrianto mengatakan, kasus itu terungkap berawal saat salah seorang korban melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Paguyangan. Kejadiannya bermula pada Jumat (15/10) lalu, datang dua orang yang akan menyewa mobilnya selama empat hari. Mobil itu akan dipakai pelaku pergi ke Jakarta. Namun setelah selang beberapa hari pemilik mobil ini menanyakan ke pelaku terkait kendaraannya. Sebab hingga tanggal 8 November tidak ada kejelasan. Atas dasar itulah, korban lapor ke Polsek Paguyangan. “Unit Reskrim Polsek Paguyangan dan Tim Resmob, kemudian melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan kedua pelaku,” ujarnya.

Kapolres mengungkapkan, dari hasil pemeriksaan, kedua pelaku ternyata telah melakukan aksinya di sejumlah tempat. Di antaranya, Tempat Kejadian Perkaran (TKP) Paguyangan sebanyak dua kali. TKP Bumiayu lima kali, TKP Bantarkawung tiga kali. Kemudian, TKP Majenang dan Purbalingga masing-masing satu kali.

“Total ada 12 TKP dengan jumlah kendaraan 13 unit. Namun baru 12 kendaraan yang berhasil diamankan, sedangkan satunya masih tahap pengejaran,” ungkapnya.

Lebih lanjut dia mengatakan, atas perbuatannya tersebut, kedua pelaku diancam Pasal 378 KUHP atau 372 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 4 tahun penjara. “Kedua tersangka ini terancam hukuman penjara maksimal 4 tahun,” tandasnya.

Sementara itu, pelaku Iis Purwati mengaku, aksi tersebut dilakukan bersama dengan suaminya. Dirinya bersama sang suami mencari mobil rental, setelah mendapatkan sasarannya, pelaku lantas merental dan menggadaikannya. “Kami gadaikan kisaran Rp 20 juta hingga Rp 30 juta tergantung tahun kendaraannya,” ujarnya singkat. (T07-red)

BERITA LAINNYA