Take a fresh look at your lifestyle.

Gedung Korpri dan GOR Indoor Tri Sanja Untuk Karantina Pemudik

214

SLAWI- Pemerintah Kabupaten Tegal menyiapkan dua tempat karantina bagi warga perantauan yang nekat mudik ke Kabupaten Tegal. Yakni, Gedung Korpri dan Gedung Olah Raga (GOR) Indoor  Tri Sanja Slawi.  Dua gedung milik Pemkab Tegal telah disulap menjadi karantina komunal pemudik.

Bupati Tegal, Umi Azizah selaku Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Pemkab Tegal Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kabupaten Tegal, Meliansyori, Kamis (30/4) lalu melakukan pengecekan fasilitas di Gedung Korpri.

Umi mengatakan, fasilitas karantina ini disiapkan khusus bagi warga pemudik yang baru datang dari wilayah pandemi atau episentrum penyebaran Covid-19 seperti Jabodetabek. Sebab, meski Pemerintah telah melarang masyarakat untuk mudik, Pemkab Tegal tetap menyiapkan tempat ini sebagai antisipasi atas segala kemungkinan.

Menurutnya,  karantina komunal ini bisa digunakan oleh pemudik, yang di desanya tidak tersedia fasilitas karantina desa atau tempat tinggalnya  tidak mendukung pelaksanaan isolasi mandiri selama empat belas hari.

“Saat mereka pulang kampung dan khawatir tidak bisa menjaga jarak dengan anggota keluarga lainnya karena rumahnya terlalu sempit, maka pemudik bisa gunakan fasilitas ini. Setalah empat belas hari dinyatakan sehat, maka ia bisa pulang ke rumah dan berkumpul bersama keluarga,”tuturnya.

Umi menyebutkan, Kementerian Desa, PDT dan Transmigrasi  sudah meminta desa menyiapkan tempat karantina komunal. Namun, disadari olenya,  tidak semua desa bisa menyiapkan fasilitas tersebut dalam waktu singkat. Umi pun membuka penawaran bagi desa-desa yang mengalami kesulitan tempat karantina,  bisa merujuk warga yang mudik ke karantina komunal di tempat tersebut.

KARANTINA KOMUNAL: Gedung Korpri Slawi disiapkan sebagai tempat karantina komunal bagi pemudik dari wilayah yang baru datang dari wilayah pandemi atau episentrum penyebaran Covid-19 seperti Jabodetabek.

Lokasi karantina di Gedung Korpri ini disiapkan untuk menampung 96 orang pemudik. Sementara di GOR Indoor Tri Sanja bisa menampung 240 orang pemudik.

“Karantina di GOR Indoor Trisanja tersebut akan kita fungsikan sebagai cadangan dan baru dipakai setelah fasilitas karantina di Gedung Korpri ini penuh,” kata Umi.

Tak hanya di Kota Slawi, kata Umi,  ia pun juga sedang menjajagi kerjasama dengan sejumlah pemilik tempat penginapan di sepanjang Pantura Tegal untuk menyiapkan tempat karantina bagi warga pemudik di wilayah utara.

Sementara itu, Meliansyori menyebutkan , karantina komunal di Gedung Korpri dilengkapi fasilitas tempat tidur velbed yang akan dilapisi kasur tipis, selimut dan bantal. Disamping itu juga ada dapur, kamar mandi, dan mushola.

“Selain kita pantau kesehatannya, juga disiapkan makanan selama pemudik berada di pusat karantina tingkat kabupaten ini. Jika selama masa karantina ditemukan ada yang menunjukkan gejala menyerupai Covid-19, maka petugas akan lalukan rapid test dan memindahkannya ke tempat lain,” tuturnya. (Sari/Red-06)

 

BERITA LAINNYA