Take a fresh look at your lifestyle.

Era New Normal, Fikri Faqih : Pemerintah Harus Indahkah Himbauan IDAI

159

TEGAL – Menjelang akhir masa tanggap Covid-19 dan semakin menguatnya wacana era new normal, Wakil Ketua Komisi X DR H Abdul Fikri Faqih, MM meminta pemerintah untuk mengindahkan anjuran Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI).

Tidak hanya itu, pria kelahiran Slawi ini juga meminta pemerintah kembali mempertimbangkan wacana masuk sekolah di bulan Juni atau tahun pelajaran baru. Menurutnya, ada sebelas anjuran yang perlu diperhatikan pemerintah.

Beberapa diantaranya anjuran tetap melanjutkan kegiatan belajar di rumah dan menerapkan pembelajaran jarak jauh, mengingat sulitnya melakukan pengendalian transmisi apabila terbentuk kerumunan.

“Pembelajaran jarak jauh disarankan tetap dilanjutkan mengingat kemungkinan bulan Juli wabah belum teratasi dengan baik,” ungkapnya melalui siaran pers yang diterima SMpantura.com, Kamis (28/5).

Fikri menjelaskan, data IDAI menunjukkan hingga 18 Mei diketahui jumlah pasien dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 3.324 anak, 129 anak berstatus PDP meninggal. 584 anak terkonfirmasi positif Covid-19, dan 14 anak meninggal akibat Covid-19.

“Temuan ini menunjukkan bahwa angka kesakitan dan kematian anak akibat Covid-19 d Indonesia tinggi dan membuktikan bahwa tidak benar kelompok usia anak tidak rentan terhadap Covid-19,” katanya.

Wacana new normal, sambung Fikri, mestinya membuat suasana menjadi normal seperti semula, bukan malah tambah panik. Fikri menambahkan, yang jadi pertimbangan mestinya bukan hanya pulihnya ekonomi, tapi juga harus mempertimbangkan semua faktor secara komprehensif karena ini meliputi keselamatan, kesehatan dan tentu saja rasa aman.

“Untuk kesehatan, kami meminta pemerintah memperhatikan himbauan yang dikeluarkan IDAI,” katanya.

Apalagi kurva covid-19 trennya naik terus. Data terbaru saja sudah mencapai 23.851 kasus, dengan angka kematian 1473. Pasien sembuh 6.057 kasus, dan kasus aktif 16.321.

“Padahal rumus untuk menerapkan new normal hanya akan berjalan efektif, setelah kurva landai, sebulan kemudian bisa berkegiatan kembali. Tetapi kurva masih naik,” ujar politikus PKS ini. (Haikal/ red10)

BERITA LAINNYA