Take a fresh look at your lifestyle.

Enam Ruang SMA 1 Pangkah Kebakaran

- Perayaan HUT ke-35 Sekolah Tetap Berlangsung

276

SLAWI – Kebakaran terjadi di  SMA 1 Pangkah, Kabupaten Tegal, Kamis (27/2). Akibat kebakaran tesebut,  enam ruang yang digunakan sebagai ruang kepala sekolah, ruang tata usaha, gudang dan dapur, ruang guru dan kamar mandi guru.

Polisi memasang garis polisi untuk melakukan penyelidikan di lokasi kejadian. (smpantur.com/sari)

Sebagian besar perabotan, delapan unit komputer, server hingga dokumen penting seperti ijazah guru GTT/PTT dan hasil ulangan siswa serta dokumen belajar mengajar lainnya tidak dapat diselamatkan.

Sejumlah barang-barang yang disiapkan untuk hadiah acara jalan sehat yang akan dilaksanakan Minggu (1/3) pagi juga ikut terbakar dalam kejadian itu. Diantaranya lemari es, mesin cuci, televisi.

Dari informasi yang diperoleh di lokasi, kebakaran diketahui sekitar pukul 05.30.

Pembantu Waka Humas SMA 1 Pangkah, Ani Murniati didampingi  guru senior Akhmad Khozin menjelaskan, kejadian pertama kali diketahui oleh pesuruh sekolah  Adi Arif Hidayat (31) yang pagi itu beristirahat di ruang dapur.

” Pukul 05.30 Pak Adi mendengar suara kletik-kletik. Dia mengira itu suara dari teman penjaga malam yang sedang mengemasi barang,” jelas Ani.

Suara kletik-kletik itu ternyata berlangsung lama. Karena curiga, Adi lalu mengecek. Saat itu dia melihat api di ruang dapur. Sementara, di  ruang gudang sudah terbakar dan api sudah membesar.

Adi lantas meminta pertolongan dan menelpon sejumlah guru,  mengabarkan kejadian tersebut dan meminta agar dipanggilkan pemadam kebakaran.

DIbantu sejumlah panitia lustrum 7 yang malam itu menginap di sekolah dan warga sekitar, mereka berusaha memadamkan api. Namun, api bertambah besar karena banyak berkas berupa kertas.

Sekitar pukul 06.15 tim pemadam kebakaran datang ke lokasi. TIga unut mobil kebakaran  dari Kabupaten Tegal dan satu unit mobil pemadam kebakaran dari Kota Tegal membantu memadamkan kebakaran.

Upaya pemadaman dilakukan sampai pukul 07.45. Namun, setelah tim damkar pergi sekitar pukul 09.30 dua unit mobil damkar kembali lagi ke lokasi karena masih terlihat kepulan asap dari ruang TU.

Informasi yang diperoleh dari tim Inafis Polres Tegal dan keterangan saksi, kebakaran terjadi akibat konsleting litrik.

” Dari hasil penyelidikan dan keterangan saksi, kebakaran  karena konsleting listrik ,” terang Kapolres Tegal AKBP Muhammad Iqbal Simatupang melalui anggota tim inafis Polres Tegal, Aipda  Adi Murtiono saat ditemui di lokasi.

Pasca kebakaran, pihak sekolah langsung membersihkan  barang-barang yang terbakar.

Meski terjadi musibah menjelang HUT ke-35 tahun, warga sekolah tetap melakukan aktivitas seperti biasa. Sekolah berupaya kegiatan yang disusun berjalan normal.

Terlihat di sela- sela membersihkan barang yang terbakar, ratusan siswa tetap mengikuti acara senam bersama dipandu instruktur, apel, pembukaan foodcourt, final bulutangkis, lomba dance, lomba mural SMA .
” Kami berupaya agar kegiatan tetap berlangsung agar siswa tidak trauma. Tadi pagi sejumlah siswa sempat menangis melihat kebakaran,” imbuh Ani, yang juga kaget mengetahui kebakaran setelah tiba di sekolah pagi itu.

Pada hari itu, Kepala SMA 1 Pangkah , Siti Ati sedang tidak di tempat karena mengikuti diklat kepala sekolah di Semarang.

Kebakaran di SMA 1 Pangkah mendapat perhatian dari Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jateng, Jumeri dan Kepala Cabang  Dinas XII Dinas Dikbud Jateng, Sadimin yang langsung meninjau sekolah tersebut.

Sari/(Red-06)

 

BERITA LAINNYA