Take a fresh look at your lifestyle.

Dua Pelaku Pengeroyokan Diringkus, Dua Lainnya DPO

181

BREBES – Dua pelaku pengeroyokan hingga menyebabkan korbannya tewas, kemarin, berhasil diringkus tim gabungan Satreskrim Polres Brebes bersama Polsek Tanjung. Sementara dua pelaku lainnya yang telah masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO), hingga kini masih diburu polisi.

Kedua pelaku yang berhasil diringkus yakni,  Riki (33) dan Taufik (33), keduanya warga Desa Kemurang Wetan, Kecamatan Tanjung, Brebes. Kasus pengeroyokan itu terjadi pada Jumat (14/2) lalu. Korbannya adalah Arista Irvan Wijaya (33), warga Desa Kemurang Kulon, Kecamatan Tanjung. Korban tewas saat berada di rumah sakit untuk mendapat pemanganan medis, karena mengalami luka serius bagian kepala.

Kasat Reskrim Polres Brebes, AKP Tri Agung Suryomicho mengatakan, aksi pengeroyokan hingga menyebabkan kematian korban itu, dilatarbelakangi oleh dendam pribadi masing-masing pelaku. Setiap pelaku yang juga teman korban itu ternyata mempunyi dendam pribadi sendiri-sendiri terhadap korban. Ada yang dendam karena istri pelaku sering digodain korban, ada juga dendam karena sering dipukuli korban saat pesta miras.

“Dari awal dendam pribadi ini lah, empat pelaku mendatangi rumah korban. Saat itu korban sedang ada di rumah bersama temen lainnya. Begitu bertemu korban, pelaku langsung melakukan pengeroyokan hingga menyebabkan korban meninggal dunia,” ungkapnya, Senin (24/2) saat ekspos kasus tersebut di Mapolres Brebes.

Dari kejadian itu, lanjut dia, kasusnya dilaporkan ke polisi. Pihaknya selain melakukan olah tempat kejadian perkara, juga melakukan penyelidikan, hingga akhirnya dua pelaku berhasil diringkus di rumahnya masing-masing. “Pertama, kami berhasil meringkus satu pelaku, dan selanjutnya satu pelaku lagi berhasil ditangkap. Sedangkan dua pelaku masuk DPO kami dan masih dalam pengejaran,
Kami imbau kedua pelaku yang DPO untuk segera menyerahkan diri,” terangnya.

Lebih lanjut Kasat mengatakan, dari hasil pemeriksaan sementara, korban meninggal dunia karena mengalami luka serius di bagian kepala. Itu disebabkan karena pukulan benda tumpul. Selain meringkus dua pelaku, pihaknya juga mengamankn sejumlah barang bukti. Di antaranya, cobek dan kipas angin yang digunakan pelaku untuk menganiaya korban. Kemudian, pakaian korban yang dipenuhi bercak darah. “Atas perbuatannya ini, pelaku dikenakan pasal 170 KUHP dengan ancaman hukuman 14 tahun penjara,” pungkasnya.

(b-setiawan-red2)

BERITA LAINNYA