Take a fresh look at your lifestyle.

Dua Orang Diringkus, Ratusan Batang Kayu Ilegal Diamankan Polisi

177

BREBES – Jajaran Satreskrim Polres Brebes berhasil mengamankan ratusan batang kayu ilegal jenis sonokeling, yang tengah diangkut sebuah truk, di Jalan Raya Bumiayu Desa Dukuhturi, Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes, kemarin. Dua orang yang membawa kayu hasil hutan tanpa dilengkapi dokumen resmi itu diringkus, beserta barang bukti truk dan ratusan batang kayu tersebut. Sementara satu orang yang diduga pemilik kayu hingga kini masih buron dan masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) Polres Brebes.

Dua orang yang ditangkap adalah Wandi Safangat bin Karsidin (36), selaku sopir truk, warga Desa Sudimara, Cilongok, Kabupaten Banyumas. Kemudian, Dede Irawan (26) selaku kernet truk, warga Dukuh Maribaya, Desa Kalinusu, Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes. Kedua orang itu kini meringkuk di ruang tahanan Mapolres Brebes untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

“Dari kasus kayu ilegal ini, kami berhasil mengamankan dua orang dan satu orang lainnya masih buron,” kata Kapolres Brebes, AKBP Aris Supriyono melalui Kasat Reskrim Polres Brebes, AKP Tri Agung Suryomicho, Kamis (17/10).

Dia mengungkapkan, kasus kayu ilegal itu terungkap berawal informasi warga yang menyebutkan adanya pengangkutan hasil hutan berupa kayu jenis sonokeling, yang diduga tidak dilengkapi dokumen surat syah hasil hutan. Atas informasi tersebut, anggotannya melakukan pengecekan dan pengejaran. Truk warna kuning R-1337-RC yang diduga mengangkut kayu ilegal itu akhirnya berhasil diamankan saat melintas di Jalan Raya Bumiayu, masuk Desa Dukuhturi, Kecamatan Bumiayu, Brebes. “Setelah kami periksa, memang benar truk pengangkut kayu hasil hutan ini tidak dilengkapi dokumen syah. Dari hasil pemeriksaan, ada sebanyak 118 batang kayu jenis sono keling yang diangkut. Rinciannya, ukuran 90-200 cm sebanyak 35 batang dan ukuran 30-50 cm sebanyak 83 batang,” terangnya.

Diketahui juga, sambung dia, kayu-kayu itu merupakan milik perhutani. Diperoleh pelaku dengan menebang hutan di kawasan hutan Perhutani , di wilayah Kabupaten Brebes. “Atas perbuatannya ini, kedua pelaku dijerat Pasal 83 ayat 1 huruf b atau ayat 2 huruf b, jo Pasal 12 huruf (e) Undang-undang RI nomor 18 tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan, dengan ancaman minimal 5 tahun kurungan penjara,” pungkasnya.

(Setiawan-red2)

 

BERITA LAINNYA