Take a fresh look at your lifestyle.

DR Tafakurrozak : Kami Siap Menjaga Marwah dan Eksistensi Organisasi

TEGAL, smpantura.com – Ketua Umum Ikatan Alumni SMA 1 (IKASMA) Tegal, DR Tafakurrozak, menyatakan siap untuk menjaga marwah dan eksistensi organisasi, dalam kepemimpinan lima tahun ke depan.

Itu sejalan dengan arahan Dewan Pembina IKASMA, Laksmana Madya DR Ir Harjo Susmoro, SH, S Sos, MH, yang berharap IKASMA mampu menghadapi tantangan kehidupan Era Society 5.0.

Dihubungi melalui sambungan telepon, Sabtu (18/12) malam, DR Tafakurrozak mengatakan, eksistensi IKASMA menjadi andil penting dalam beberapa hal.

Salah satunya, untuk menjaga keberadaan Gedung SMA Negeri 1 Kota Tegal, yang berada di Jalan Menteri Supeno, Kelurahan Kejambon, Kecamatan Tegal Timur. Mengingat gedung yang berdiri pada tahun 1950an itu berada di atas lahan milik PT KAI.

“Bagaimanapun, IKASMA turut andil untuk mempertahankan keberadaan Gedung SMAN 1 sekarang ini. Sebab, banyak beredar desas-desus bahwa gedung itu akan diambil alih PT KAI,” ungkapnya.

Menurut Rozak, demikian dia akrab disapa, eksistensi IKASMA akan terus dijaga melalui beberapa program kerja (proker). Seperti di antaranya, kegiatan bakti sosial, pendidikan, lingkungan dan kehidupan.

Kunci keberhasilan proker tersebut, juga tak lepas dari peran serta dan pemberdayaan para alumni dari berbagai angkatan yang tersebar di seluruh penjuru Indonesia.

“Seluruh alumni kita libatkan. Baik dari Sabang sampai Merauke, dari Miangas sampai Pulau Rote. Itu semua agar output yang dihasilkan semakin besar dan merata,” tegasnya.

Lebih lanjut pria yang menjabat komisaris di beberapa perusahaan besar ini menyebutkan, untuk melancarkan sejumlah agenda besar, pihaknya turut melakukan kolaborasi dan sinergitas dengan pemerintah hingga mitra strategis.

Hal itu dilakukan, untuk mengantisipasi dampak globalisasi, era milenial dan masa pandemi Covid-19. Karena dapat dirasakan bersama, betapa sulitnya mendapatkan lapangan kerja serta tuntutan kehidupan.

“Diperlukan adanya terobosan-terobosan baru yang inovatif dan kreatif. Melalui wadah inilah kita bisa kembangkan bersama, sehingga hasilnya pun dapat dirasakan oleh semuanya. Baik itu alumni, masyarakat Tegal maupun Bangsa Indonesia,” ucapnya penuh semangat.

Beberapa hal penting lainnya yang menjadi perhatian DR Tafakurrozak adalah menjaga ekosistem alam dan lingkungan. Bapak dari tiga anak ini mengaku akan menyusun beberapa rencana kerja untuk mengantisipasi adanya bencana alam.

Sebab, letak geografis Kota maupun Kabupaten Tegal, tak lepas dari ancaman bahaya bencana alam. Seperti di antaranya, bencana banjir, tanah longsor, puting beliung hingga ancaman terbesar terjadinya gelombang tsunami.

“Perlu dilakukan deteksi dini. Rencana besar kami, akan menjalin dengan mitra strategis untuk mengantisipasi terjadinya bencana alam,” pungkasnya.

Sebelum mengakhiri telepon, Rozak juga menyampaikan perlunya menyediakan ruang terbuka hijau di wilayah Kota Bahari. Termasuk membuat sumur resapan, guna mengantisipasi terjadinya banjir maupun meningginya permukaan air laut atau rob.

“Banyak lahan terbuka hijau yang beralih fungsi menjadi bangunan dan perumahan. Tata kelola dan kebiasaan membuang sampah juga perlu diperhatikan. Karena bencana tidak memandang strata, maka dari itu mari kita jaga alam ini bersama-sama,” tutupnya. (T03-red)

BERITA LAINNYA