Take a fresh look at your lifestyle.

DPD KNPI Buat Pelindung Wajah Untuk Tenaga Medis

-Disumbangkan Kepada RS Rujukan Covid-19

267

SLAWI- Guna membantu memenuhi kebutuhan Alat Pelindung Diri (APD) bagi tenaga medis menangani pasien Covid-19, DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Tegal menyerahkan bantuan berupa pelindung wajah (face shield) kepada rumah sakit rujukan Covid-19.

Bantuan diserahkan Ketua DPD KNPI Kabupaten Tegal, Ersal Abudrizal kepada Direktur RSUD dr Soeselo Slawi, dr Guntur Muhammad Taqwin, Senin (20/4). Turut mendampingi pengurus DPD KNPI Kabupaten Tegal dan Wakil Direktur RSUD dr Soeselo, dr Titis Cahyaningsih.

Ersal Aburizal menyampaikan,  apa yang diberikan DPD KNPI Kabupaten Tegal sesuai dengan apa yang dibutuhkan tenaga medis saat ini. Sebagai garda terdepan dalam penangaan pasien Covid-19, keselamatan para tenaga medis juga harus diperhatikan.

Menurutnya, pelindung wajah tersebut dibuat oleh pengusaha lokal yang juga menjabat sebagai Bendahara DPD KNPI, Azwar Asari. Face shield dibuat dari bahan fiber dan mika yang diberi tali karet.

“Kami akan membuat seribu buah pelindung wajah dan akan diberikan kepada rumah sakit rujukan pasien Covid-19, seperti  RSUD dr Soeselo, RSUD Suradadi dan RS Mitra Siaga,”terangnya.

Untuk tahap awal, sebanyak 200 buah pelindung wajah diserahkan kepada RSUD dr Soeselo Slawi. Ersal mengatakan, untuk membuat model face shield yang  nyaman, pihaknya telah berkonsultasi kepada pihak rumah sakit.

“Sampai jadi model ini, kami sudah bolak-balik konsultasi seperti apa yang nyaman dan pasti  terpakai. Sebelumnya beri satu prototipe tapi ternyata masih kurang nyaman, dan selanjutnya diperbaiki hingga jadi model seperti ini,”jelasnya.

Selain face shield, DPD KNPI telah membantu tempat cuci tangan portabel untuk ditempatkan di  Stasiun Slawi, Terminal Dukuhsalam, dan Pasar Pepedan.

Bantuan pelindung wajah disambut baik oleh Direktur RSUD dr Soeselo Slawi, dr Guntur Muhammad Taqwin. Menurutnya, pemakaian APD pelindung wajah, gown dan

Guntur mengatakan, dengan adanya dua pasien terkonfirmasi positif Covid-19  yang dirawat di RSUD dr Soeselo, tenaga medis yang terlibat menangani pasien Covid-19 wajib menggunakan APD maksimal, pelindung wajah, gown,  masker dan topi. (Sari/Red-06)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BERITA LAINNYA