Take a fresh look at your lifestyle.

Dewan Soroti Capaian Vaksinasi Untuk Lansia di Pemalang

46

PEMALANG – Ketua Komisi D, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pemalang Nuryani menyoroti capaian vaksinasi covid 19 untuk lanjut usia (Lansia). Harapannya capaian vaksinasi covid 19 secepatnya bisa mencapai diatas 50 persen, sehingga level Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Pemalang bisa turun.

“Salah satu isu yang dibahas atau di soroti oleh DPRD Pemalang bersama eksekutif di komisi D yaitu terkait capaian vaksinasi covid 19 untuk lansia. Capaian vaksinasi untuk lansia di Pemalang belum sesuai dengan target, sehingga level PPKM masih tetap di level tiga,” ujar Ketua Komisi D, DPRD Pemalang, Nuryani, kemarin.

Dia mengatakan, pihaknya berharap, agar Pemalang bjsa turun lavel menjadi level satu, dan salah satu indikatornya yaitu capaian vaksinasi. Berdasarkan data yang diterima pihaknya, capaian vaksinasi untuk masyarakat umum sudah bagus yaitu lebih dari 50 persen. Namun untuk capaian vaksinasi untuk lansia masih perlu ditingkatkan lagi, sebab masih kurang dari 50 persen. Pihaknya mengapresiasi kinerja pemerintah daerah, TNI, Polri, Partai politik maupun organisasi masyarakat yang telah membantu mensukseskan vaksinasi covid 19. Meskipun demikian, vaksinasi covid 19 untuk lansia perlu digenjot agar bisa melebihi 50 persen, sehingga lavel PPKM di Pemalang bisa turun menjadi level dua atau bahkan level satu. Pihaknya berharap pemerintah daerah beserta jajarannya untuk terus turun ke masyarakat memberikan sosialisasi pada lansia agar bersedia divaksinasi.

“Level PPKM di Pemalang masih tetap belum turun, yaitu level tiga, salah satu penyebabnya jumlah lansia yang divaksin kurang dari 40 persen. Kita masih mengupayakan agar capaian vaksinasi untuk masyarakat umum dan lansia terus bertambah, untuk itu perlu kerjasama dengan berbagai pihak, agar capaian vaksinasi bisa tinggi,” ujar Wakil Bupati Pemalang Mansur Hidayat, baru baru ini.

Ia mengatakan, capaian vaksin untuk masyarakat umum sudah diatas 50 persen, sedangkan untuk lansia masih dibawah 40 persen. Indikator yang menjadikan naik turunnya lelev PPKM, sekarang tidak hanya capaian vaksinasi secara umum yang sudah diatas 50 persen, namun capaian untuk lansianya juga harus digenjot minimal 40 persen. Untuk menggenjot capaian vaksin khususnya kelompok lansia, pemerintah daerah berupaya untuk melakukan langkah penjemputan yang dilakukan oleh petugas dari pintu ke pintu. Para lansia dijemput oleh petugas, dan dikumpulkan ke satu RT yang ditunjuk, kemudian petugas melakukan suntik vaksinasi di RT tersebut. Melalui upaya-upaya tersebut, pihaknya optimis, capaian vaksninasi umum, khususnya kelompok lansia bisa meningkat, sehingga bisa menurunkan level PPKM dari level 3 menjadi level 2.(T08-red)

BERITA LAINNYA