Take a fresh look at your lifestyle.

Dedy Yon Pastikan Malam Ini Isolasi Wilayah Siap

185

TEGAL – Pemerintah Kota (Pemkot) Tegal telah mempersiapkan Alat Pelindung Diri (APD) dan alat pengecek suhu (thermogun) sebanyak 54 unit. Peralatan tersebut, akan digunakan para petugas yang akan menjaga pintu masuk menuju Kota Tegal.

Pernyataan tersebut disampaikan Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono kepada sejumlah media, saat ditemui di Komplek Balai Kota Tegal, Jalan Ki Gede Sebayu, Senin (30/3) siang.

Ihwal belum adanya pemeriksaan oleh petugas di beberapa pintu masuk, Dedy menegaskan, tenaga medis dan sejumlah peralatan baru disiapkan. Dirinya memastikan, Senin (30/3) malam seluruh lokasi akan tertutup dan siap untuk dijaga para petugas.

“Mulai Selasa (31/3) besok, sudah ada petugas yang menjaga selama 24 jam. Kita perkirakan akan berjalan empat bulan. Syukur-syukur tidak ada empat bulan (kondisional),” pungkasnya.

Menanggapi hasil tinjauan DPRD Kota Tegal, Dedy menegaskan, isolasi wilayah harus dipersiapkan secara menyeluruh. Jika belum siap 100 persen, tidak memungkinkan diterapkan isoloasi wilayah dengan satu pintu. Untuk itu, dirinya tak menampik masih ada beberapa pintu yang terbuka dan telah dilengkapi pada Senin malam.

Bahkan, beberapa Jalan Provinsi yang tercantum di dalam peta, tidak ditutup secara menyeluruh menggunakan beton MBC. Namun, sebagian diantaranya memanfaatkan water barrier, sehingga nantinya dalam kondisi tertentu, jalan tersebut tetap bisa digunakan untuk laju kendaraan.

“Ada jalan provinsi yang digunakan. Tetapi sifatnya tidak tertutup total. Truk tangki BBM, pemadam kebakaran maupun mobil ambulans masih bisa lewat. Kita sudah perhitungkan semua,” ungkapnya.

Tak hanya itu saja, Pemerintah Kota Tegal juga telah menyiapkan anggaran untuk memberikan bantuan kompensasi kepada warga yang terdampak karantina wilayah. Sejauh ini, Pemkot masih melakukan pendataan terhadap calon penerima bantuan.

“Tinggal menunggu pelaksanaannya. Selain warga kurang mampu, bantuan kompensasi juga akan diberikan kepada juru parkir, pedagang kaki lima (PKL) dan tenaga medis,” tutup Dedy. (Haikal/red10)

BERITA LAINNYA