Take a fresh look at your lifestyle.

Cegah Korona, Umi Ajarkan Pramuka Siaga Cuci Tangan Pakai Sabun

163

LEBAKSIU– Kampanye cuci tangan pakai sabun kembali didengungkan di tengah wabah virus korona atau Covid-19 yang menjangkiti puluhan negara di dunia.

Cuci tangan jadi langkah utama yang direkomendasikan ahli kesehatan dan dokter, bahkan ada seruan khusus dari Badan Kesehatan Dunia (WHO).

Serentak berbagai pihak mensosialisasikan cuci tangan pakai sabun sebagai upaya pencegahan terhadap Covid-19. Berbagai cara kreatif dilakukan warga dalam rangka memberikan edukasi tentang cuci tangan  seperti dianjurkan  WHO.

Edukasi cuci tangan juga disampaikan Bupati Tegal, Umi Azizah dan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tegal , Hendadi Setiaji pada  Pesta Siaga Tingkat Kwarcab Tegal tahun 2020,  di Taman Teknologi Pertanian, Kesuben, Kecamatan Lebaksiu ,Kabupaten Tegal, Sabtu (7/3).

Dihadapan ratusan Pramuka Siaga , Umi yang juga  Kamabicab Kwarcab Tegal, mengajarkan  langkah-langkah mencuci tangan,sebagai upaya pencegahan tertular Covid-19.

Umi menekankan, pramuka harus menjadi pelopor perilaku hidup sehat untuk pencegahan terhadap penularan penyakit.

“Sebagai garda terdepan pramuka harus menjadi pelopor dan teladan hidup sehat,” kata Umi.

Salah satunya menurut Umi, adalah gerakan mencuci tangan sebelum makan dan setelah makan ataupun setelah beraktivitas. Lalu tidak mengusap wajah, menyentuh hidung dan mulut serta mengucek mata dengan tangan yang belum dicuci, tambahnya. Langkah ini diyakini bisa mencegah penularan Virus Korona.

Hendadi Setiaji menyebutkan, cara mencuci tangan yang direkomendasikan WHO  adalah menggunakan sabun atau cairan yang mengandung alkohol, dengan langkah-langkah yang menurut Hendadi disebut Tepung Selaci Buku.

Pertama adalah mengusap telapak tangan, lalu dilanjutkan mengusap punggung tangan. Selanjutnya menggosok sela-sela jari lalu gerakan mengunci jari-jari. Yang terakhir adalah gosok memutar ibu jari lalu memutar kuku ditelapak tangan.

Acara tersebut diikuti 360 siswa, terdiri atas 18  barung putra dan 18 barung putri yang masing-masing beranggotakan  10 orang. Mereka mewakili kecamatan.

Peserta harus berkompetisi di delapan taman untuk memberebutkan Juara, yang nantinya akan mewakili Kabupaten Tegal diajang Pesta Siaga Tingkat Karesidenan Pekalongan di tempat yang sama pada akhir Maret nanti.

Dari penilaian juri, untuk barung putra sebagai barung tergiat Pesta Siaga Tingkat Kwarcab Tegal tahun 2020 adalah dari Kecamatan Margasari, Slawi, Suradadi, Talang, Balapulang dan Warureja.

Untuk barung putri adalah dari Kecamatan Dukuhturi, Margasari, Dukuhwaru, Jatinegara, Adiwerna dan Bumijawa. Dengan demikian sebagai juara umum dari Kwarran Margasari. (Sari/Red-06)

 

 

BERITA LAINNYA