Take a fresh look at your lifestyle.

Cak Imin Bagikan 1.000 Paket Sembako di Kabupaten Tegal

SLAWI – Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), H Abdul Muhaimin Iskandar atau Cak Imin membagikan 1.000 paket sembako bagi masyarakat Kabupaten Tegal.  Pembagian sembako yang disalurkan oleh DPC PKB Kabupaten Tegal itu, juga menyentuh  para difabel, tukang becak hingga guru swasta.

Ketua DPC PKB Kabupaten Tegal, A Firdaus Assyairozi mengatakan, bantuan 1.000 paket sembako dari Cak Imin yang dikirimkan pada beberapa waktu lalu, merupakan bentuk kepedulian Cak Imin terhadap kondisi masyarakat dalam pendemi Virus Korona (Covid-19). Bantuan berupa beras, minyak goreng, gula pasir dan bahan makanan lainnya. Paket sembako diberikan kepada Dewan Pengurus Anak Cabang (DPAC) hingga Dewan Pengurus Ranting (DPRt). Selain itu, sembako juga dibagikan untuk organisasi sayap PKB, yakni Perempuan Bangsa (PB) dan Garda Bangsa, serta PCNU Kabupaten Tegal dengan badan otonom.

“Kami juga membagikan kepada guru swasta, guru ngaji, tukang becak, tukang sapa jalan, marbor masjid dan kaum difabel,” terangnya.

Selain bantuan dari Ketua Umum DPP PKB, lanjut dia, DPC PKB Kabupaten Tegal juga diminta membagikan paket sembako dari Anggota DPR RI dari Fraksi PKB, Bahrudin Nasori. Anggota Komisi II DPR RI itu membagikan 500 paket sembako kepada masyarakat yang berdampak Virus Korona. Tidak hanya menyalurkan, DPC PKB Kabupaten Tegal juga ikut andil menyumbang 300 paket sembako, 5.000 handzanitizer, dan 5.000 masker sebelum bulan puasa. Sedangkan, selama bulan puasa juga telah membagikan 100 paket sembako kepada pengurus PKB.

“Kami juga menyumbang tendon air untuk tempat cuci tangan di dua masjid, yakni Masjid Agung Slawi dan masjid di dekat Sekretaris DPC PKB Kabupaten Tegal,” katanya.

Sekretaris Difabel Slawi Mandiri (DSM), Indra mengaku senang karena perhatian terhadap kaum difabel masih tinggi. Pihaknya mengucapkan terimakasih kepada PKB yang telah memberikan puluhan paket sembako kepada kaum difabel. Sebelumnya, DSM juga mendapatkan bantuan paket sembako dari Pemprov Jateng sebanyak 404 paket, dan Ikatan Alumni SMA 1 Kota Tegal sebanyak 35 paket. Bantuan tersebut dinilai belum menyentuh semua difabel di Kabupaten Tegal sebanyak 12.476 orang.

“Para difabel jelas penghasilannya menurun. Oleh karena itu, kami minta kepada desa untuk memasukan para difabel dalam program bantuan di tingkat desa,” harapnya. (Wiwit-red03)

BERITA LAINNYA